<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-6957266804298879926</id><updated>2011-04-21T10:43:05.218-07:00</updated><title type='text'>money magnet</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://purnomoloa.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6957266804298879926/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://purnomoloa.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Purnomo Hadi</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>26</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6957266804298879926.post-3592342041289001007</id><published>2008-09-21T21:27:00.000-07:00</published><updated>2008-09-21T21:28:30.869-07:00</updated><title type='text'>Interview Dengan Ustadz Yusuf Mansur</title><content type='html'>&lt;div class="post hentry category-layar-perak-dan-kaca" id="post-170"&gt;                &lt;small class="date"&gt;      &lt;span class="date_day"&gt;10&lt;/span&gt;      &lt;span class="date_month"&gt;01&lt;/span&gt;      &lt;span class="date_year"&gt;2006&lt;/span&gt;     &lt;/small&gt;           &lt;div class="entry"&gt;      &lt;div class="snap_preview"&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Catatan: &lt;/strong&gt;Wawancara ini dilakukan via telepon pada hari Senin, 9 Januari 2006, sehubungan dengan penayangan perdana Sinetron “Maha Kasih” yang digagas oleh Ustadz Yusuf Mansur bersama dengan SinemArt dan RCTI. Ulasannya &lt;a href="http://anotherfool.wordpress.com/2006/01/11/tuhan-itu-punya-sisi-pengasih/"&gt;dapat dibaca di sini.&lt;/a&gt; Terimakasih kepada Ustadz Yusuf Mansur yang telah bersedia di wawancarai.&lt;/em&gt;  &lt;span id="more-170"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Apa sebenarnya misi sinetron ini, yang membedakannya dengan sinetron lain?&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kalau sinetron lain mungkin bertutur supaya orang menghindari perbuatan buruk. Kalau Maha Kasih lebih tajam lagi kepada supaya mendorong orang melakukan perbuatan baik. Dan kebetulan sinetron ini oleh Sinemart di usung istimewa. Jadi produsernya, Pak Leo Sutanto dan Pak Heru membesut ide-ide ini dan skenarionya ditulis oleh Imam Tantowi, seorang penulis skenario senior di Indonesia, ditambah pula dengan Ibu Hajjah Ida Farida. Pemain-pemainnya pun pemain papan atas. (Red: Mat Solar, Marshanda, Tora Sudiro, Desy Ratnasari, Didi Petet, Krisha Mukti dll). Jadi kami ingin menyuguhkan sesuatu yang berbeda. Kebetulan ini menjadi salah satu pionir di tanah air setelah Kiamat Sudah Dekat. Jadi menjadi warna sendiri. Misinya adalah supaya orang tergerak melakukan perbuatan baik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Dari mana anda mendapat ide cerita?&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setelah saya keluar dari penjara yang kedua kalinya di tahun 1999, saya berinteraksi dengan sedekah. Ketika saya membuka klinik konseling dan spiritual dari satu daerah ke daerah lain selama lima tahun saya dan teman-teman di pondok pesantren dan majelis bergerak melayani masyarakat, membantu keinginan mereka dengan jalan bersedekah. Saya dan kawan-kawan menjadi kaya dengan testimoni sedekah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Contohnya saja tentang seorang perempuan berusia 37 tahun yang tidak kunjung dapat jodoh. Setelah balik dari berkonsultasi dengan kami dia langsung mampir ke masjid terdekat dan menanyakan apa yang bisa disumbangkan. Kebetulan masjid tersebut perlu donatur untuk lantai yang sedang di lelang. Permeternya 150 ribu. Si perempuan yang sudah 37 tahun belum punya jodoh itu bersedekah 600 ribu atau empat meter lantai. Subhanallah, dalam seminggu setelah itu, ada empat orang yang melamar dia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Nah kisah-kisah ini bisa menjadi baik kalau kita sampaikan pada orang lain supaya orang lain tergerak. Jadi kita memberi contoh. Dalam ucapan saya saja sudah menggerakkan, apalagi dalam visualisasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Alhamdulillah, banyak testimoni dari daerah-daerah. Sejauh ini kami sudah menyiapkan 50 naskah yang sudah siap diangkat ke layar kaca. Target awal Cuma 13 episode, tapi pihak stasiun membuka diri selebar-lebarnya. Yang penting masyarakat masih menghendaki. Dan kita tidak akan berubah jalur. Saya memilih mundur kalau begitu..&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Ada contoh testimoni lain yang akan disinetronkan?&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kisah lain diperankan oleh Syahrul Gunawan yang diambil dari buku saya berjudul Manusia Berbuat, Tuhan Bercanda.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jadi suatu hari ada anak muda, karyawan. Dia lari pagi. Kemudian dia lihat ada rumah dijual dengan harga 100 juta. Dia ketok pintunya. Keluar ibu-ibu pemilik rumah. Diapun bertanya. Si karyawan menanyakan apa rumah itu betul-betul dijual. Dia bilang iya. 100 juta. Si karyawan bilang, nanti kalau ada duit saya balik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Beberapa hari kemudian si anak muda kedatangan tamu yang tak lain adalah kawan bapaknya yang banyak sekali budinya ke si bapak. Orang ini menitip surat yang intinya meminta uang 10 juta. Si anak muda ini tahu bahwa bapaknya tidak punya uang. Maka ia memilih mendiamkan surat ini dengan kebingungan. Kalau disampaikan ayahnya bingung, tapi kalau tidak disampaikan ini amanah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Akhirnya setelah berhari-hari dia diamkan surat ini, dia memutuskan sesuatu yang hebat. Sesuatu yang menurut Allah adalah terbaik seperti tercantum di Ali Imron ayat 92 yang menyebutkan kita akan diberi yang terbaik oleh Allah kalau kita juga memberi yang terbaik. Ternyata si anak muda ini memilih menjual motornya. Motornya Honda Tiger dijual seharga 14 juta. Empat juta dibelikan motor yang lebih murah, yang sepuluh juta diberikan pada teman bapaknya itu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setelah itu dia dipindahkan kerja. Di sana dia kenalan dengan seorang perempuan yang belakangan menjadi istrinya. Dan dia adalah anak dari si ibu yang rumahnya di jual itu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Apakah semua ini kisah nyata?&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Betul! Insya Allah ini live testimonial. Insya Allah. Hanya ada etika saja kita tidak bisa memberi tahu, menghindari hal yang tidak di inginkan. Jadi ini bolehlah saya bilagn 50 persen ketika sudah naik ke sinetron idenya nyata. 50 persen lagi tentu bumbu. Jadi kisah semalam ketika ada haji yang kelihatannya tokoh konflik, itu diciptakan supaya unsur konflik di sinetron itu tetap ada.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Bagaimana meyakinkan kalau ada yang menganggap bahwa hal seperti ini tidak logis dan menganggap bahwa ini hanya kasus tertentu yang mungkin memang begitu garisnya. Bagaimana menjelaskan pada semua orang bahwa ada sesuatu yang tidak dijelaskan tapi bisa terjadi?&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kalau dalam urusan sedekah itu kita bicara doing is believing. Lakuin saja nanti elo pada percaya. Saya menulis buku berjudul 5+1 yang berisi cerita-cerita yang mengagumkan. 5 + 1 itu artinya begini. Satu kita kudu tahu bahwa setiap kebaikan itu betul-betul akan berbuah kebaikan, termasuk sedekah. Yang kedua setelah tahun kita harus yakin. Habis yakin kita harus amalkan sendiri. Kenapa harus diamalkan? Untuk membuktikan kebenarannya itu! Yang ke lima kita harus rasakan sendiri. Yang ke enam adalah ceritakan apa yang kita lakukan. Karena saya tahu, yakin, membuktikan dan merasakan baru diceritakan baik lewat taushiyah ataupun lewat visualisasi sinetron didukung oleh teman-teman Sinemart dan RCTI.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Perkara kemudian apakah orang mau mengikuti, itu menjadi terserah mereka. Mau melakukan mereka untung, tidak mau tidak ada pilihan buat mereka. Karena kalau mau masalahnya selesai, keinginan tercapai, mereka harus berbuat baik dan berhenti menjadi yang buruk.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Bagaimana menghindari kemungkinan bahwa orang kemudian tidak akan berusaha dan selalu berharap pada mukjizat.&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Lho, usaha orang yang bermasalah itu, mendekatkan diri kepada Allah itu usaha. Tidak bisa dibilang tidak usaha. Secara psikologis misalnya begini, istri anda sedang sakit di rumah sakit. Kemudian Allah dan rasulnya menawarkan, kalau istri mau cepat sembuh segera berbuat baik pada orang lain. Nah anda kemudian berjalan dengan istri yang sedang sakit itu menyambangi orang-orang yang sudah mau dipotong kakinya, orang yang sudah nafasnya sudah mau mati, seketika itu menjadi obat juga. Dan itu adalah usaha. Dalam artian menyadari mereka sakit tapi tak punya duit buat berobat. Saya sakit, istri saya sakit tapi bisa ke rumah sakit manapun mampu. Orang lain sakit, tidak punya cucu, tidak punya anak, kerabat di sekitar tempat tidur dia. Saya sakit, subhanallah banyak orang di sekitar saya. Itu sudah menjadi obat. Makanya ada efek psikologis yang mungkin Allah dan rasulnya tidak mensyiarkan secara langsung. Kitalah yang merasakan. Kita punya hutang 70 juta. Rasul bilang, sudahlah, jalan ke warung-warung kecil, ke tetangga, kasih mereka makan. Kemudian kita jalan dan menyadari bahwa kita punya utang 70 juta tapi masih bisa makan. Akhirnya kepercayaan diri kita tumbuh. Ketenangan ada. Begitu kepercayaan ada, ketenangan ada, kita bisa memulai lagi hidup yang baru. Hidup dengan jiwa yang segar, pemahaman yang baik terhadap kehidupan ini.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Ada tanggapan atau komentar dari penonton?&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Komentarnya menarik-menarik. Bahkan mengharukan buat saya. Ada yang nonton kemudian paginya daftar haji, ada yang langsung mengajak ibunya berhaji. Saya bacanya menetes air mata saya. Ada yang mengaku, masya Allah, sudah lama saya tidak bersedekah. Jadi malam itu selesai menonton dia pergi keluar rumah mencari orang-orang yang bisa dia sedekahi karena takut keburu mati. Nah efek seperti inilah yang kita ingin supaya terjadi gelombang kebaikan di tanah air sehingga negeri ini menjadi baik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Perasaan anda setelah dapat masukan dari penonton?&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Inilah pentingnya berbuat baik supaya kita sendiri jadi bahagia. Kebahagiaan itu bukan pada menerima tapi pada memberi. Saya bismillah, ini adalah sedekah saya juga, gitu kan. Sedekah ide cerita, sedekah pikiran, sedekah tenaga. Ketika dapat respon dari masyarakat, saya tidak berpikir ingin mendapatkan popularitas. Saya berpikir tentang bahwa saya sudah masuk di mata rantai kebaikan. Jadi demi Allah ketika ada orang bilang ustad, saya daftar haji besok, saya merasa itu adalah ibadah saya dan teman-teman lain juga yang ikut mengusung sinetron ini. Allah mengatakan dalam surat An Nisa ayat 85 bahwa perbuatan baik itu bukan pada yang kita lakukan saja tapi yang orang lakukan gara-gara kita mendorong perbuatan baik itu menjadi ada. Jadi rasanya bahagia betul hati ini terutama ketika saya melihat hasilnya seperti tidak percaya bahwa ini kerja tim yang betul-betul mengagumkan. Kisahnya betul-betul mengharukan dan membuat orang menjadi termotivasi. Nggak menyangka.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;***&lt;/p&gt; &lt;/div&gt;    &lt;/div&gt;               &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6957266804298879926-3592342041289001007?l=purnomoloa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://purnomoloa.blogspot.com/feeds/3592342041289001007/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6957266804298879926&amp;postID=3592342041289001007' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6957266804298879926/posts/default/3592342041289001007'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6957266804298879926/posts/default/3592342041289001007'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://purnomoloa.blogspot.com/2008/09/interview-dengan-ustadz-yusuf-mansur.html' title='Interview Dengan Ustadz Yusuf Mansur'/><author><name>Purnomo Hadi</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6957266804298879926.post-1316530251847094874</id><published>2008-09-21T21:25:00.000-07:00</published><updated>2008-09-21T21:27:04.225-07:00</updated><title type='text'>RAHASIA  KEAJAIBAN  SEDEKAH</title><content type='html'>&lt;div class="storycontent"&gt;&lt;span style="font-family:Sylfaen;"&gt;Hari ini  saya membuka friendster. Salah seorang sahabat mengirimkan sebuah nasehat yang  membuat hati tertegun dan mata ini berkaca-kaca. Ia mengirimkan sebuah ’surat  cinta’ dari Rasulullah saw. Isi suratnya sebagai berikut;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Sylfaen;"&gt;&lt;em&gt;Rasulullah SAW pernah berkata, bahwa  setiap masuk pagi, ada dua malaikat mengajukan permohonan mereka kepada Allah  SWT. Malaikat pertama berdoa:”Ya Allah berikanlah ganti bagi orang yang  menginfaqkan hartanya”. Yang kedua berdoa:” Ya Allah jadikanlah semakin tidak  punya orang yang pelit terhadap hartanya.”&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Sylfaen;"&gt;Berbicara mengenai balasan dari Allah atas  sedekah ataupun infaq yang telah kita keluarkan, sungguh kita butuh keyakinan  yang sempurna, bahwa Allah akan mengganti dengan berlipat-lipat dari arah yang  tak pernah kita sangka-sangka sebelumnya. Bukankah Allah sesuai dengan prasangka  hamba-Nya? Berikut ini adalah sekelumit pengalaman yang mudah-mudahan bermanfaat  buat ikhwah sekalian.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Sylfaen;"&gt;&lt;em&gt;Alhamdulillah&lt;/em&gt;, saya sekeluarga  sejak beberapa bulan lalu belajar menguatkan keyakinan itu, bahwa Allah akan  memberikan ganti yang lebih baik bagi orang-orang yang menginfakkan hartanya.  Dan dengan pengharapan yang besar kepada Allah bahwa Dia pasti akan memenuhi  janjinya tanpa menunggu waktu yang lama. Saya dan istri juga mulai belajar  merutinkan sedekah baik dikala lapang dan sempit. Dengan nilai besar ataupun  kecil, dengan jalan menghadiahi orang tua atau saudara. Meski tidak seberapa  namun kami belajar untuk mengasah keikhlasan semata karena Allah. Dan dengan  jalan menyisihkan infaq untuk &lt;em&gt;fii sabilillah&lt;/em&gt;. SubhanAllah, keyakinan  itu semakin kuat. Dan janji Allah demikian nampak jelas. Salah satunya adalah  pada aksi solidaritas Palestina untuk warga Ghaza yang lalu.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Sylfaen;"&gt;Saya dan istri memang orang yang  berpenghasilan utama dari gaji yang kami terima setiap akhir bulan. Beberapa  penghasilan dari usaha lain (memang sudah menjadi komitmen) sementara tidak kami  masukkan dalam penghasilan keluarga. Praktis kami menghidupi diri dengan gaji  bulanan tersebut. Maka, kejadian uang habis sebelum jatuh tanggal menjadi hal  yang lumrah dan biasa. Tapi kami tak berputus asa, bahkan kami makin semangat  untuk berinfaq sekaligus menguatkan keyakinan terhadap janji-janji  Allah.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Sylfaen;"&gt;Saat aksi Palestina 27 Januari lalu, kondisi  kantong keluarga memang sedang kurang bersahabat. Baru 3 hari terima gaji, cuma  tersisa beberapa rupiah saja. Bukan karena dibelanjakan konsumtif, karena  kebetulan bulan Januari itu saya mengembangkan usaha yang terpaksa harus  mengambil sebagian besar penghasilan bulanan yang biasanya saya terima. Sebagian  sisanya sudah pasti dibelanjakan untuk mujahidah kecil kami, Safiya Salwa  Syahidah, yang saat ini menginjak usia 10 bulan. Namun, atas dasar cinta dan  empati kepada saudara seiman di Ghaza, kami sekeluarga berangkat ke Monas dengan  semua bekal &lt;em&gt;maal&lt;/em&gt; yang masih tersisa. Ada beberapa lembar uang kertas  yang tersumpal dikantong celana. Sayangnya hanya 2 lembar yang signifikan  nilainya. Beberapa yang lain hanya cukup untuk membeli makanan sederhana dan air  minum untuk kami saat aksi siang harinya, termasuk buat Salwa. Itu pun mungkin  tidak cukup.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Sylfaen;"&gt;Namun, saya sudah meniatkan untuk  menginfaqkan 1 lembar dari 2 lembar yang cukup berharga itu, (jika tak layak  disebut SANGAT berharga). Istri awalnya sedikit agak ragu, mengingat  penghasilannya yang beberapa hari lagi keluar sudah ter-pos-pos sedemikian rupa.  Sementara untuk melewati satu bulan kedepan masih sangat panjang. Sehingga  sepeser dari uang yang tersisa menjadi sangat berarti. Sampai saat aksi  solidaritas untuk Palestina itu lewat separuh jalan, istri masih berat hati.  Namun bayang wajah duka lara saudara-saudara di Ghaza membuat menitik air mata  ini. Saya coba terus meyakinkan istri, bahwa Allah pasti akan mengganti dengan  yang jauh lebih banyak. Apalagi mengeluarkan sedekah karena Allah di kala  sempit. Allah pasti tak akan membiarkan begitu saja hamba-Nya yang punya  &lt;em&gt;ar-rajaa’&lt;/em&gt; dan &lt;em&gt;al-hub&lt;/em&gt; kepada saudaranya seiman.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Sylfaen;"&gt;Aksi itu sudah sampai dipenghujungnya, kami  pun bersiap melangkah pulang seraya menunggu bus umum yang menuju ke Kota  Tangerang. Saya merogoh saku celana dan seketika terhenyak, ternyata kami belum  berinfak. Saya genggam beberapa lembar uang kertas di tangan. Dan kutatap wajah  istri untuk meminta persetujuannya mengambil satu diantara 2 lembar uang yang  sangat berharga itu, sebagaimana yang dari awal sudah diniatkan. Sementara 1  lembar lagi kami pakai untuk ongkos naik bus. Akhirnya, istripun mengangguk  tanda setuju.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Sylfaen;"&gt;Saya pun bersyukur. Karena ‘pasukan  pengumpul’ infaq dari panitia aksi sudah sangat jauh dari posisi kami, maka  sembari meraih Salwa saya mendekati beberapa panitia petugas medis Aksi yang  kebetulan sedang berhenti beberapa puluh meter di dekat kami. Setelah sejenak  kami beri penjelasan bahwa kami terlupa belum infaq, maka petugas medis bersedia  menerima titipan tersebut dari kami. Salwa yang menggenggam uang itu, dan itu  pertama kali baginya berlatih untuk berinfaq. Dalam hati, ucapan ‘bismillah’  saya kuatkan saat jemari mungil Salwa melepaskan satu lembar uang berharga itu.  Dan akhirnya kami pulang dengan hati yang tentram, penuh syukur, dan berserah  diri kepada Allah. Semoga sedikit dari rizki yang kami infaqkan bisa memberi  manfaat untuk anak-anak Ghaza yang teraniaya dan tak mampu membeli  susu.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Sylfaen;"&gt;Janji Allah itu tak pernah meleset dan  ingkar. Allah memenuhi janji-Nya dengan cara-caranya sendiri. Belum genap 24 jam  semenjak aksi itu, dari arah yang tak disangka-sangka, lewat tangan istri, Allah  SWT memberikan ganti sejumlah uang sama persis dengan nilai uang yang kami  infaqkan sehari sebelumnya. Saat istri menyampaikan kabar itu, mata saya  berkaca-kaca. “Subhanallah, Engkau Maha menepati janji ya Allah”. Hati saya  bergemuruh, bukan karena uang yang kami terima itu. Namun karena untuk yang  kesekian kalinya bagi kami, Allah memenuhi janji-Nya secepat  kilat.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Sylfaen;"&gt;Tidak sampai disitu, dari uang itu kami pun  sepakat untuk menyedekahkan sebagiannya. Subhanallah, 10 hari kemudian lewat  tangan istri kembali, lewat jalan yang tak disangka-sangka Allah menggantinya 7  kali lipat dari sebagian yang kami infaqkan. Dengannya kami pun menyedekahkan  sebagian lagi dari yang 7 kali lipat itu, dan 2 hari berikutnya Allah yang Maha  Kaya menggantinya 10 kali lipat dari yang kami sedekahkan. Padahal biasanya kami  hanya menerima penghasilan dari gaji tetap bulanan saja yang tak ‘mungkin’  bertambah di tengah jalan.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Sylfaen;"&gt;Memang Allah benar-benar mengganti sedekah  hamba-Nya dengan berlipat-lipat keberkahan. Bahkan di pagi ini, saya mendapatkan  kabar gembira lewat telepon dari seorang ikhwah yang bekerjasama mengelola  sebuah usaha baru yang saya jalankan. Bahwa usaha yang dibuka hari pertama  dihari kemarin menunjukkan optimisme keuntungan yang sangat menjanjikan.  Alhamdulillah.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Sylfaen;"&gt;Terima kasih &lt;em&gt;yaa Rabbana&lt;/em&gt;,  mudah-mudahan Engkau anugerahkan kepada kami dan saudara-saudara kami rezeki  yang melimpah lagi berkah. Agar kami bisa kembali bersedekah (dengan lebih  banyak) untuk saudara-saudara kami lainnya yang Engkau uji dengan kekurangan  harta dan ketakutan. Ya Allah, sayangi dan kasihilah saudara-saudara kami di  Ghaza dengan kuasa-Mu. Lindungi dan selamatkan mereka dari orang-orang yang  dzalim lagi aniaya.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="color:#ffffcc;"&gt;&lt;span style="font-family:Sylfaen;color:#000000;"&gt;Ya Allah  Dzat yang Maha Perkasa, kami beriman atas janji-janji-Mu. Dan semakin kuat atas  keyakinan kami, bahwa iman, ukhuwah, dan rezeki di tangan hamba-Mu tak pernah  Engkau sia-siakan. Engkau pasti bersama kami dengan keimanan kami, dan Engkau  pasti menjadi Penolong kami dengan persaudaraan kami. Tak ada nilai yang&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;  kecil di sisi Engkau, ketika sedekah ini dibalut dengan keikhlasan dan cinta  atas nama-Mu. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6957266804298879926-1316530251847094874?l=purnomoloa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://purnomoloa.blogspot.com/feeds/1316530251847094874/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6957266804298879926&amp;postID=1316530251847094874' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6957266804298879926/posts/default/1316530251847094874'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6957266804298879926/posts/default/1316530251847094874'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://purnomoloa.blogspot.com/2008/09/rahasia-keajaiban-sedekah.html' title='RAHASIA  KEAJAIBAN  SEDEKAH'/><author><name>Purnomo Hadi</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6957266804298879926.post-6155353604302684769</id><published>2008-09-21T21:24:00.000-07:00</published><updated>2008-09-21T21:25:03.120-07:00</updated><title type='text'>kaya dengan bersyukur dan sedekah</title><content type='html'>&lt;style&gt;&lt;/style&gt;&lt;div&gt; &lt;div class="title"&gt; &lt;h2&gt;&lt;br /&gt;&lt;/h2&gt;&lt;/div&gt; &lt;div class="post hentry category-motivasi tag-kaya tag-syukur tag-sedekah tag-philantropi tag-yupiter tag-yamaha tag-rejeki tag-harta"&gt; &lt;div class="entry"&gt; &lt;div class="snap_preview"&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;"&gt;ketika menerima rejeki atau kita mendapatkan  sesuatu, berhentilah sejenak amati apa yang telah kita dapatkan dan kemudian  larikan ke allah bahwa dialah yang telah memberikan jangan lihat jumlah atau  kuantitasnya tapi lihatlah bahwa itu pemberian dari allah, lalu sampaik rasa  syukur yang paling dalam dari apa yang telah kita terima… ini bentuk bersyukur  kita.. barang siapa yang bersyukur maka akan bertambah nikmatnya.. alias  bertambah rejekinya, jadi semakin banyak bersyukur semakin kaya  kita..&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;"&gt;yang kedua adalah dengan sedekah… rasakan ketika  memberikan sesuatu kepada orang lain dengan mengatakan dalam hati : ya allah  lipatkan gandakan dari apa yang sudah saya sedekahkan ini. rasakan perpaduan  yang harmonis antara memberikan dan memohon kepada allah … jika perpaduan ini  berlangsung haromonis maka keihlasan kita bersedakah akan bertambah kuat.. dan  tidak eman terhadap apa yang telah kita sedekahkan itu tadi. sedekah model ini  akan dapat membuka alam bawah sadar kita untuk menarik lebih banyak rejeki sebab  kita memberi sebenarnya telah memperluas kekayaan kita menjadi lebih kaya dan  lebih kaya sehingga daya tariknya lebih kuat. terlebih dengan ditujukan kepada  allah maka akan semakin memperkuat daya tarik terhadap rejeki.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;"&gt;dari laporan jamaah malam jumat (patrap gerak) yang  sudah mempraktekan metode ini yaitu mas darsono beliau menceritakan lebih ihlas  dalam bersedakah,, istilahnya lebih chul .. dalam mengeluarkan uangnya untuk  bersedekah… dan rejeki yang datang tidak di sangka sangka , beliau sudah 2 kali  pertemuan ini membawa sepeda motornya yupiter mx yang baru dan beliau cerita  kalau rejeki yang di dapat tidak disangka sangka… lebih hebih lagi dia bingung  dari mana dia bisa beli yupiter mx….ya ini sekedar testimoni saja semoga dapat  memotivasi kita untuk ihlas dalam bersedakh.  amin….&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6957266804298879926-6155353604302684769?l=purnomoloa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://purnomoloa.blogspot.com/feeds/6155353604302684769/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6957266804298879926&amp;postID=6155353604302684769' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6957266804298879926/posts/default/6155353604302684769'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6957266804298879926/posts/default/6155353604302684769'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://purnomoloa.blogspot.com/2008/09/kaya-dengan-bersyukur-dan-sedekah.html' title='kaya dengan bersyukur dan sedekah'/><author><name>Purnomo Hadi</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6957266804298879926.post-9219494773765244466</id><published>2008-09-21T21:19:00.000-07:00</published><updated>2008-09-21T21:23:26.992-07:00</updated><title type='text'>KALAU mau rezki bertambah cobalah berbagi</title><content type='html'>&lt;style&gt;&lt;/style&gt;&lt;div&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Sylfaen;"&gt;"KALAU mau bertambah, cobalah Karta berbagi...." Suara  Haji Muhidin itu terngiang terus di telinga Karta, seorang penjual ikan di Pasar  Jembatan Lima, Kota, Jakarta. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Sylfaen;"&gt;Karta mengadu pada Haji Muhidin bahwa penghasilannya tidak  pernah cukup. Dagangan dia bukannya tidak laku. Tapi dia terbentur pada modalnya  yang kecil, sehingga perolehan keuntungan pun sedikit. Itu sebabnya, Karta  mendatangi Haji Muhidin untuk meminta nasihat agar ada yang memberi tambahan  modal. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Sylfaen;"&gt;"Karta, perkara nambah modal mah gampang. &lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;"&gt;Asal Karta bersyukur, penghasilan pasti  ditambah. Bahkan kadang enggak perlu modal tambahan. Kan, perkara rezeki  bertambah, perkara syukur. Kata Allah, kalau kita bersyukur, maka akan ditambahi  dengan segala nikmat."&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Sylfaen;"&gt;"Pak Haji, gimana rezeki mau nambah, wong modalnya udah  ketaker. Segitu-gitunya. Dagangan habis ampe pol juga, ya, hanya sekian yang  saya bawa pulang...," kata Karta dengan nada rada putus asa. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Sylfaen;"&gt;"Allah Maha Memberi Rezeki, Karta. Kalau Allah sudah mau  menambah rezeki bagi kita, dari mana saja jalannya, pasti ada. Ini juga perkara  tauhid, Karta. Rezeki Karta tuh bukan dari dagangan ikan, tapi dari Allah," ujar  Haji Muhidin. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Sylfaen;"&gt;Lama Karta berbicara dengan Haji Muhidin tentang  peruntungan dagangan dia, hingga ada satu nasihat Haji Muhidin yang tetap  melekat di otak, &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;color:#ff0000;"&gt;&lt;strong&gt;"Kalau  mau bertambah, cobalah berbagi...". &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Sylfaen;"&gt;Sejujurnya, Karta tidak terlalu paham. Tidak berbagi saja  sudah kurang, apalagi harus berbagi? "Apa tidak makin kurang...?" Sungguhpun  Haji Muhidin meyakinkan dengan &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;font-size:85%;color:#ff0000;"&gt;&lt;strong&gt;firman Allah bahwa siapa yang berbuat satu kebaikan, Allah akan  mengganti 10 kali lipat lebih banyak, Karta masih belum tergugah.  &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Sylfaen;"&gt;Pagi itu, anaknya bercerita pada Karta, sebelum dia  berjualan ke pasar. "Pak, ada temen saya yang enggak bisa bayaran sekolah.  Bapaknya udah enggak ada. Katanya, dia mau berhenti." &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Sylfaen;"&gt;Di saat itulah Karta teringat nasihat Haji Muhidin yang  lain, yang mengatakan, "Kalau mau ditolong Allah, tolonglah hamba-Nya yang  sedang kesusahan." &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Sylfaen;"&gt;Seketika itu pula Karta seperti diingatkan, lalu bilang  pada anaknya, "Bilangin sama kawan kamu itu, Bapak aja yang jadi bapaknya."  Anaknya girang. "Oke, Pak. Saya akan bilangin dia. Dia pasti senang, tuh!"  &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Sylfaen;"&gt;Sambil memberi uang saku pada anaknya, Karta juga memberi  tambahan Rp 5.000 pada si anak. "Buat saya nih, Pak? Tambahan?" "Bukan. Itu buat  kawan kamu. Kan kamu udah, sepuluh ribu." "Oh, kirain buat saya," ujar anaknya  sembari tertawa kecil. "Baik Pak, akan saya berikan pada dia." &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Sylfaen;"&gt;Karta beristigfar. Bersyukur, itulah yang dia lakukan.  Anaknya masih punya diri dia sebagai bapak. Dan ia masih memiliki anak sebagai  anaknya. Hari ini ia bisa membahagiakan orang. Inilah yang ia syukuri. Benar  juga Haji Muhidin, jika mau bertambah rezeki, harus bisa bersyukur dulu.  "Berbagi dan bersedekah adalah salah satu wujud dari bersyukur," kata Haji  Muhidin, waktu itu. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Sylfaen;"&gt;Karta tersenyum. Lalu ia berharap, "Mudah-mudahan ada yang  memodali saya. Buat memperbesar dagangan." Menjelang lohor, dagangan Karta sudah  habis. Selama ini ia berdagang memang hanya sampai siang, dan setelah itu  pulang. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Sylfaen;"&gt;Nah, hari itu, menjelang pulang, ada kawan Karta yang  menghampiri. "Karta, saya pinjam motormu dulu, ya...." Karta meminjamkan  motornya, sambil berpesan, "Jangan lama-lama, ya. Saya udah mau pulang."  &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Sylfaen;"&gt;Sekitar 15 menit, kawan itu kembali dan memulangkan motor  Karta. "Karta, makasih, ya. Ini kuncinya, ini STNK-nya, dan ini buat ganti  bensin," ujar si teman. Karta tertegun. Dia diberi uang Rp 100.000, yang katanya  buat ganti bensin. "Allah Mahabenar Janji-Nya". &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Sylfaen;"&gt;Karta ingat, tadi pagi ia berniat menanggung biaya  pendidikan kawan anaknya, dan memberi uang saku pada dia Rp 5.000. Siang ini  Allah membalas dengan Rp 100.000. Bagi Karta, rezeki ini bukan dari si peminjam  motor, melainkan dari Allah. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Sylfaen;"&gt;Akhirnya Karta memahami bahwa cara Allah memberi tambahan  rezeki dari banyak jalan. Dan, &lt;/span&gt;&lt;a title="" href="http://ternyata.blog.com/" target="_blank"&gt;&lt;span style="font-family:Sylfaen;"&gt;ternyata&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:Sylfaen;"&gt; pula, rezeki itu tidak harus  dicari-cari dengan menambahi modal dulu. Cukup dengan diawali bersyukur,  berbagi, bersedekah, maka rezeki bisa bertambah. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Sylfaen;"&gt;Kejadian siang itu memberi pelajaran baru pada Karta.  Memang, otak terkadang dipenjarakan dengan hitung-hitungan kita sendiri bahwa  kalau mau untung harus begini harus begitu. Termasuk dengan menambah jumlah  modal. Banyak manusia yang lupa atau tidak tahu --termasuk Karta- untuk  menemukan jalan bersyukur lebih dahulu, supaya Allah, Yang Maha Memberi Nikmat,  menambah perbendaharaan rezeki buat kita. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Sylfaen;"&gt;Oleh Yusuf Mansur (Gatra.Com) &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6957266804298879926-9219494773765244466?l=purnomoloa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://purnomoloa.blogspot.com/feeds/9219494773765244466/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6957266804298879926&amp;postID=9219494773765244466' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6957266804298879926/posts/default/9219494773765244466'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6957266804298879926/posts/default/9219494773765244466'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://purnomoloa.blogspot.com/2008/09/kalau-mau-rezki-bertambah-cobalah.html' title='KALAU mau rezki bertambah cobalah berbagi'/><author><name>Purnomo Hadi</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6957266804298879926.post-8613382103194171393</id><published>2008-04-20T20:10:00.000-07:00</published><updated>2008-04-20T20:11:57.678-07:00</updated><title type='text'>Memahami " Science of Getting Rich" bagian 5</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Meningkatkan Kehidupan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. Anda harus menyingkirkan ide lama bahwa ada kekuatan Tuhan yang menghendaki Anda harus miskin atau yang tujuanNya dapat dilayani dengan kemiskinan Anda.&lt;br /&gt;   2. Materi cerdas, yang adalah segala sesuatu, dalam semua dan yang hidup dalam segala sesuatu serta hidup di dalam Anda, adalah suatu materi hidup dengan tujuan. Ia memiliki hasrat alami dan mendasar dari setiap kecerdasan yang hidup untuk meningkatkan kehidupan. Setiap sesuatu yang hidup harus terus menerus mencari pengembangan hidupnya, karena hidup pada dasarnya harus meningkatkan dirinya sendiri.&lt;br /&gt;   3. Kehidupan dalam prosesnya menggandakan dirinya sendiri. Ia selalu menjadi lebih banyak. Ia harus tetap berproses jika ia melanjutkan keberadaannya.&lt;br /&gt;   4. Kecerdasan dan kesadaran terus berkembang. Setiap pemikiran suatu hal berlanjut ke pemikiran hal yang lain. Setiap fakta yang kita pelajari menuntun kita ke pembelajaran fakta lain. Pengetahuan selalu mengembang. Kita memiliki hasrat berekspresi yang membuat kita mengetahui, melakukan dan menjadi lebih banyak.&lt;br /&gt;   5. Kita harus memiliki lebih banyak benda agar mengetahui, melakukan dan menjadi lebih banyak. Kita harus menjadi kaya agar kita dapat belajar, berbuat dan hidup lebih banyak.&lt;br /&gt;   6. Hasrat untuk menjadi kaya adalah kapasitas pencarian pemenuhan hidup yang lebih besar semata. Setiap hasrat adalah upaya perwujudan sebuah kemungkinan yang belum terwujud. Hidup, dalam proses mencari ekspresi lengkap, membuat Anda menginginkan lebih banyak uang.&lt;br /&gt;   7. Setiap materi kehidupan harus bergantung pada hukum alam yang berlaku. la akan didorong untuk lebih hidup sehingga ia perlu menciptakan sesuatu.&lt;br /&gt;   8. Materi kehidupan ingin lebih hidup menyatu dengan Anda. Ia menginginkan Anda memiliki banyak benda yang dapat Anda gunakan.&lt;br /&gt;   9. Adalah hasrat Tuhan bahwa Anda harus menjadi kaya. Tuhan menginginkan Anda menjadi kaya karena Tuhan dapat mengungkapkan diri lebih baik melalui diri Anda jika Anda memiliki banyak hal untuk digunakan dalam mengungkapkan diri-Nya. Tuhan dapat lebih hidup dalam Anda jika Anda tidak memiliki keterbatasan mengatur penghasilan hidup.&lt;br /&gt;  10. Alam semesta menginginkan Anda memiliki segala sesuatu yang ingin Anda miliki. Alam bersahabat dengan rencana Anda. Percayalah bahwa ini benar!&lt;br /&gt;  11. Sangat penting, bagaimanapun juga, bahwa tujuan Anda seharusnya selaras dengan tujuan yang ada dalam segala sesuatu.&lt;br /&gt;  12. Anda harus menginginkan hidup yang nyata bukan hanya kepuasan badaniah semata. Hidup adalah performa dari fungsi. Orang hanya benar-benar hidup ketika ia mampu memiliki performa yang selaras dan seimbang pada setiap fungsi - fisik, mental, dan spiritual;&lt;br /&gt;          * Anda tidak ingin menjadi kaya supaya hidup bersenang-senang memuaskan hasrat hewani. Itu bukan hidup. Memang, tidak seorang pun hidup dengan utuh jika mengingkari dorongan tubuh akan ungkapan yang normal dan sehat namun performa setiap fungsi fisik adalah hanya bagian dari hidup.&lt;br /&gt;          * Anda tidak ingin menjadi kaya supaya dapat menikmati kenikmatan mental, mendapatkan pengetahuan, memuaskan ambisi, mengalahkan orang lain dan menjadi terkenal. Orang yang hanya hidup untuk kenikmatan intelektual saja hanya memiliki sebagian dari hidup. Ia tidak akan pernah puas dengan bagiannya.&lt;br /&gt;          * Anda tidak ingin menjadi kaya supaya berbuat baik untuk orang lain, kehilangan jati diri Anda demi keselematan orang lain dan menikmati penderitaan demi berderma. Kebahagiaan jiwa hanyalah sebagian dari hidup. Bagian ini tidak lebih baik atau terhormat dari bagian lainnya.&lt;br /&gt;  13. Anda ingin menjadi kaya agar:&lt;br /&gt;          * Anda dapat makan, minum dan gembira ketika tiba waktunya untuk melakukan hal ini.&lt;br /&gt;          * Anda dapat dikelilingi oleh hal yang indah, melihat negeri yang jauh, memuaskan pikiran dan mengembangkan intelektual.&lt;br /&gt;          * Anda dapat mencintai orang, melakukan hal yang baik, dan mampu berperan dengan baik dalam membantu dunia menemukan kebenaran.&lt;br /&gt;  14. Perlu diingat bahwa altruisme yang ekstrem (terlalu dermawan) tidaklah lebih baik atau terhormat dibandingkan egoisme yang ekstrem (terlalu pelit).&lt;br /&gt;  15. Singkirkan gagasan bahwa Tuhan menginginkan Anda mengorbankan diri untuk orang lain, bahwa Anda akan disukai Tuhan karena melakukannya. Tuhan tidak membutuhkan apa pun untuk menjadi baik.&lt;br /&gt;  16. Tuhan menginginkan Anda hidup seutuh mungkin bagi diri Anda sendiri, dan bagi orang lain. Anda dapat lebih membantu orang lain dengan cara hidup seutuhnya daripada dengan cara yang lain.&lt;br /&gt;  17. Anda dapat hidup seutuhnya dengan menjadi kaya. Jadi, memang benar dan layak bahwa Anda harus mencurahkan pikiran utama dan terbaik Anda kepada usaha untuk mendapatkan kekayaan.&lt;br /&gt;  18. Hasrat materi adalah untuk semuanya. Aksinya harus untuk kehidupan yang lebih hidup bagi semua. Ia tidak dapat dibuat bekerja untuk hidup yang lebih rendah bagi beberapa pihak saja karena ia mencari keseimbangan dalam segala sesuatu, mencari kekayaan dan kehidupan.&lt;br /&gt;  19. Materi cerdas membuat segala sesuatu bagi Anda, namun materi tersebut tidak akan mengambil sesuatu dari orang lain dan memberikannya kepada Anda.&lt;br /&gt;  20. Anda harus membuang pikiran persaingan. Anda harus menciptakan, bukan bersaing untuk apa yang sudah diciptakan. Anda tidak perlu menawar habis-habisan. Anda tidak perlu curang. Anda tidak perlu memeras tenaga orang lain.&lt;br /&gt;  21. Anda tidak perlu iri pada keberhasilan orang lain. Tidak ada orang yang memiliki sesuatu yang tidak dapat Anda dapatkan.&lt;br /&gt;  22. Anda akan menjadi pencipta, bukan pesaing. Anda akan mendapatkan apa yang Anda inginkan. Ketika Anda mendapatkan apa yang Anda inginkan, pasti ada orang lain yang terlibat di dalamnya dan secara tidak langsung Anda juga berpengaruh terhadap terpenuhinya apa yang diinginkannya.&lt;br /&gt;  23. Kekayaan yang didapatkan dari persaingan tidaklah pernah memuaskan dan permanen. Mereka milik Anda pada hari ini dan menjadi milik orang lain di esok hari. Ingatlah, jika Anda akan menjadi kaya secara ilmiah dan pasti, Anda harus keluar sepenuhnya dari pikiran persaingan.&lt;br /&gt;  24. Ketika Anda mulai Berpikir bahwa semua uang dimiliki dan diatur oleh orang lain dan Anda harus membuat peraturan untuk menghentikan proses ini maka pada saat itulah Anda terjerumus dalam pikiran kompetisi dan kekuatan Anda untuk menciptakan sesuatu hilang untuk sementara waktu. Kondisi yang terburuk dalam keadaan demikian adalah Anda menghentikan proses kreatif penciptaan yang sudah Anda mulai.&lt;br /&gt;  25. Pahami bahwa ada emas belum ditemukan yang Tanpa batas jumlahnya di bumi. Jika mereka tidak ada, akan ada lebih banyak yang diciptakan dari Materi Berpikir untuk memasok kebutuhan Anda.&lt;br /&gt;  26. Pahami bahwa uang yang Anda butuhkan akan datang, bahkan jika diperlukan ribuan orang akan diarahkan untuk menemukan tambang emas baru esok pagi.&lt;br /&gt;  27. Lihatlah selalu pada kekayaan Tanpa Batas dalam Materi Tanpa Bentuk dan pahami bahwa mereka datang kepada Anda secepat Anda dapat menerima dan menggunakan mereka.&lt;br /&gt;  28. Tidak seorang pun dapat menghalangi Anda mendapatkan apa yang menjadi milik Anda.&lt;br /&gt;  29. Hindari kekhawatiran Anda kehilangan apa yang Anda inginkan karena orang lain mengambil paksa dari Anda. Itu tidak mungkin terjadi. Anda bukan mencari apa yang telah dimiliki oleh orang lain. Anda menciptakan apa yang Anda inginkan dari Materi Tanpa Bentuk yang persediaannya tidak pernah habis.&lt;br /&gt;  30. Bertahanlah pada 3 rumusan pernyataan:&lt;br /&gt;          * Ada sebuah Materi Berpikir dari mana segalanya dibuat, dan yang dalam keadaan kreatif, mengisi, menembus dan memenuhi ruang kosong di semesta.&lt;br /&gt;          * Sebuah pikiran, dalam Materi ini, menghasilkan benda yang digambarkan oleh pikiran itu.&lt;br /&gt;          * Seseorang dapat membentuk benda dalam pikirannya, dan dengan “menanamkan” pikirannya ke Materi Tanpa Bentuk, ia dapat menciptakan benda yang dipikirkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Share This&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6957266804298879926-8613382103194171393?l=purnomoloa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://purnomoloa.blogspot.com/feeds/8613382103194171393/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6957266804298879926&amp;postID=8613382103194171393' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6957266804298879926/posts/default/8613382103194171393'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6957266804298879926/posts/default/8613382103194171393'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://purnomoloa.blogspot.com/2008/04/memahami-science-of-getting-rich-bagian_2389.html' title='Memahami &quot; Science of Getting Rich&quot; bagian 5'/><author><name>Purnomo Hadi</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6957266804298879926.post-5385633986270029860</id><published>2008-04-20T20:07:00.000-07:00</published><updated>2008-04-20T20:09:58.214-07:00</updated><title type='text'>Memahami “The Science of Getting Rich” - Bagian 4</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Prinsip Utama dalam Ilmu Mendapatkan Kekayaan&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;   1. Pikiran adalah kekuatan dahsyat yang dapat memproduksi kekayaan yang nyata dari Materi Tanpa Bentuk.&lt;br /&gt;   2. Materi Dasar bergerak sesuai dengan pikirannya. Setiap bentuk dan proses yang Anda lihat di alam adalah ekspresi yang terlihat dari sebuah pikiran dalam Materi Dasar. Kita hidup dalam dunia pikiran yang menjadi bagian dari sebuah semesta pikiran.&lt;br /&gt;   3. Pikiran sebuah semesta bergerak meluas ke seluruh Materi Tanpa Bentuk. Materi Berpikir mengambil bentuk dari pikirannya dan bergerak sesuai dengan pikirannya itu.&lt;br /&gt;   4. Di dalam mencipta, Materi Tanpa Bentuk bergerak sesuai dengan deretan gerakan yang telah ditetapkan. Materi Tanpa Bentuk ini menggerakkan daya yang akan menghasilkan sesuatu di sepanjang garis pertumbuhan yang telah ditetapkan.&lt;br /&gt;   5. Setiap pikiran tentang bentuk, yang disimpan dalam Materi Berpikir, akan menyebabkan terciptanya bentuk itu, namun selalu di sepanjang garis pertumbuhan dan tindakan yang sudah ditetapkan.&lt;br /&gt;   6. Materi Tanpa Bentuk akan mengalihkan energi kreatif yang sudah bekerja dalam perdagangan dan komersial ke saluran tertentu yang akan mengakibatkan terciptanya sesuatu dengan cepat tanpa menunggu proses yang lambat dari dunia organik dan anorganik.&lt;br /&gt;   7. Tidak ada pikiran dari sebuah bentuk yang dapat ditanamkan ke Materi Dasar tanpa menyebabkan penciptaan bentuk pikiran itu&lt;br /&gt;   8. Manusia adalah pusat berpikir dan dapat menciptakan pikiran. Ia tidak dapat membentuk apa pun, sampai ia memikirkan benda atau hal itu.&lt;br /&gt;   9. Sejauh ini, manusia belum berpikir untuk berusaha untuk terciptanya bentuk baru dengan menanamkan pikirannya ke Materi Tanpa Bentuk. Ia belum bekerja dengan Kecerdasan Tanpa Bentuk, bekerja “bersama Tuhan”. Ia belum memvisualisasikan bahwa ia dapat “melakukan apa yang ia lihat dilakukan oleh Tuhan.”&lt;br /&gt;  10. Tiga Prinsip Utama dalam Ilmu Mendapatkan Kekayaan:&lt;br /&gt;          * Ada sebuah Materi Berpikir dari mana segalanya dibuat, dan yang dalam keadaan kreatif, mengisi, menembus dan memenuhi ruang kosong di semesta.&lt;br /&gt;          * Sebuah pikiran, dalam Materi ini, menghasilkan benda yang digambarkan oleh pikiran itu.&lt;br /&gt;          * Seseorang dapat membentuk benda dalam pikirannya, dan dengan “menanamkan” pikirannya ke Materi Tanpa Bentuk, ia dapat menciptakan benda yang dipikirkannya.&lt;br /&gt;  11. Proses ini tidak akan gagal karena setiap orang yang dengan tepat melakukan apa yang dirumuskan dalam Prinsip Utama dalam Ilmu Mendapatkan Kekayaan akan menjadi kaya.&lt;br /&gt;  12. Seseorang menjadi kaya dengan melakukan sesuatu dalam Cara yang Tepat; Agar dapat melakukannya, seseorang harus dapat Berpikir sesuatu dalam Cara yang Tepat.&lt;br /&gt;  13. Cara orang melakukan sesuatu adalah hasil langsung dari cara berpikirnya.&lt;br /&gt;  14. Anda harus mendapatkan kemampuan untuk berpikir cara yang Anda inginkan untuk berpikir. Ini adalah langkah pertama menuju kaya.&lt;br /&gt;  15. Memikirkan apa yang Anda ingin pikirkan adalah memikirkan KEBENARAN, terlepas dari apa pun tampilannya&lt;br /&gt;  16. Setiap orang memiliki kekuatan alami dan mendasar untuk memikirkan apa yang ingin ia pikirkan. Memikirkan kebenaran terlepas dari apa pun tampilannya adalah usaha yang membutuhkan kegigihan.&lt;br /&gt;  17. Setiap tampilan di dunia nyata cenderung menghasilkan sebuah bentuk yang sesuai dengan isi pikiran orang yang mengamatinya. Ini hanya bisa dicegah dengan memegang pikiran KEBENARAN.&lt;br /&gt;  18. Melihat tampilan suatu penyakit akan menghasilkan bentuk penyakit dalam pikiran Anda. Puncaknya penyakit dapat menyerang tubuh Anda jika Anda tidak mempertahankan pikiran tentang KEBENARAN, yaitu bahwa tidak ada penyakit. Penyakit hanyalah suatu tampilan, dan realitanya adalah kesehatan.&lt;br /&gt;  19. Memandangi tampilan kemiskinan akan menghasilkan bentuk serupa dalam pikiran Anda jika Anda tidak mempertahanan pikiran KEBENARAN bahwa tidak ada kemiskinan, hanya ada KELIMPAHAN (ABUNDANCE) .&lt;br /&gt;  20. Memikirkan kesehatan dengan di kelilingi tampilan penyakit atau memikirkan kekayaan di tengah kemiskinan memerlukan kekuatan. Seseorang yang memiliki kekuatan ini menjadi seorang Ahli Pikiran (MASTER MIND).&lt;br /&gt;  21. Kekuatan ini hanya bisa didapatkan dengan memahami fakta dasar yang berada di balik semua tampilan bahwa ada Materi Berpikir.&lt;br /&gt;  22. Kita harus menangkap kebenaran bahwa setiap pikiran yang ditahan dalam Materi ini menjadi sebuah bentuk. Seseorang dapat mencetak pikirannya ke Materi ini agar menjadi bentuk dan sesuatu yang nyata.&lt;br /&gt;  23. Ketika kita menyadari ini maka kita melenyapkan ketakutan dan keraguan. Kita tahu bahwa kita dapat menciptakan, mendapatkan dan menjadi seperti yang kita inginkan. Sebagai langkah pertama untuk mendapatkan kekayaan Anda harus percaya Tiga Prinsip Utama dalam Ilmu Mendapatkan Kekayaan.&lt;br /&gt;  24. Anda harus memercayai Tiga Prinsip Utama dalam Ilmu Mendapatkan Kekayaan. Baca pernyataan itu berulang-ulang! Masukkan dalam memori Anda hingga Anda mempercayainya! Bermeditasilah! Jika keraguan datang, buanglah seperti dosa! Abaikan argumen yang menentang ide ini! Hindari pergi ke pelatihan atau pembimbingan yang mengajarkan konsep yang berlawanan! Hentikan membaca buku yang menulis tentang konsep yang berlawanan! Jika keyakinan Anda goyah, semua usaha Anda akan percuma!&lt;br /&gt;  25. Percaya saja! Ilmu menjadi kaya dimulai dengan penerimaan mutlak terhadap konsep ini.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6957266804298879926-5385633986270029860?l=purnomoloa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://purnomoloa.blogspot.com/feeds/5385633986270029860/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6957266804298879926&amp;postID=5385633986270029860' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6957266804298879926/posts/default/5385633986270029860'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6957266804298879926/posts/default/5385633986270029860'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://purnomoloa.blogspot.com/2008/04/memahami-science-of-getting-rich-bagian_3140.html' title='Memahami “The Science of Getting Rich” - Bagian 4'/><author><name>Purnomo Hadi</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6957266804298879926.post-2442398677822837229</id><published>2008-04-20T20:06:00.001-07:00</published><updated>2008-04-20T20:06:51.332-07:00</updated><title type='text'>Memahami “The Science of Getting Rich” - Bagian 3</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Apakah Kesempatan Dimonopoli (oleh Pihak Tertentu)?&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;(Catatan: Bagian ini mulai mengantar kita pada pemahaman tentang Hukum Tarik Menarik atau “The Law of Attraction”)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. Tidak ada orang yang tetap miskin karena orang lain telah memonopoli kesejahteraan. Anda mungkin tertutup untuk membangun sebuah bisnis pada bidang tertentu namun pasti ada jalur lain yang terbuka.&lt;br /&gt;   2. Gelombang kesempatan akan berubah arah setiap periode waktu menurut kebutuhan dan evolusi dunia.&lt;br /&gt;   3. Ada kesempatan berlimbah bagi orang yang mengikuti arus gelombang tersebut kecuali jika ia berenang melawan arus.&lt;br /&gt;   4. Jadi karyawan/buruh, baik secara individu atau sebagai sebuah kelas, tidak dijauhi oleh kesempatan. Mereka tidak “diperbudak” oleh “bos” mereka; mereka tidak “direndahkan” oleh kepercayaan dan bisnis besar. Sebagai kelas, mereka tetap menjadi mereka karena mereka tidak melakukan sesuatu dalam Cara yang Tepat (Certain Way).&lt;br /&gt;   5. Kelas buruh akan menjadi kelas “bos” ketika mereka mulai melakukan sesuatu dalam Cara yang Tepat. Hukum kesejahteraan berlaku sama bagi setiap orang termasuk kelas mereka. Ini yang harus mereka pelajari!&lt;br /&gt;   6. Tidak ada seorangpun yang tetap miskin karena kekurangan pasokan kekayaan; ada lebih dari cukup untuk semua orang.&lt;br /&gt;   7. Pasokan yang terlihat tidak pernah habis, dan pasokan yang tidak terlihat benar-benar tidak pernah habis.&lt;br /&gt;   8. Segala sesuatu yang Anda lihat di dunia adalah terbuat dari satu materi dasar, tidak penting bagaimana prosesnya.&lt;br /&gt;   9. Bentuk baru selalu muncul dan yang lama akan terurai, namun semua dibentuk oleh satu materi.&lt;br /&gt;  10. Pasokan materi tanpa bentuk tidak terbatas (no limit). Alam terbentuk dari materi tersebut, namun tidak semua materi itu digunakan. Masih tersedia materi sebanyak 10 ribu kali bahkan lebih dari materi yang digunakan untuk membentuk alam semesta. Jadi kita tidak akan pernah kehabisan materi bahan baku tersebut.&lt;br /&gt;  11. Maka dari itu, tidak ada seorangpun yang miskin karena alam tidak mencukupi atau karena tidak ada apapun di sekitarnya.&lt;br /&gt;  12. Alam adalah sumber kekayaan yang tidak pernah habis. Materi dasar itu hidup dengan energi kreatif dan terus menerus memproduksi lebih banyak bentuk.&lt;br /&gt;  13. Jika seseorang miskin itu karena mereka tidak melakukan sesuatu dalam Cara yang Tepat yang membuat mereka menjadi kaya.&lt;br /&gt;  14. Materi tanpa bentuk itu cerdas; ia adalah materi yang berpikir. Ia hidup dan selalu mendorong kemajuan kehidupan.&lt;br /&gt;  15. Alam adalah sebuah kehidupan yang besar yang selalu bergerak secara alami untuk perkembangan kehidupan dan memenuhi setiap fungsinya.&lt;br /&gt;  16. Alam dibentuk untuk perkembangan kehidupan dan motif pendorongnya adalah peningkatan kehidupan. Tidak pernah ada kekurangan kecuali jika Tuhan mengkontradisikan Diri-Nya sendiri dan melenyapkan ciptaan-Nya sendiri. (There can be no lack unless God is to contradict Himself and nullify His Own works).&lt;br /&gt;  17. Anda tidak akan tetap miskin karena kekurangan pasokan kekayaan. Sumber pasokan tanpa bentuk itu ada dalam perintah setiap orang yang melakukan dan berpikir sesuatu dalam Cara yang Tepat.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6957266804298879926-2442398677822837229?l=purnomoloa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://purnomoloa.blogspot.com/feeds/2442398677822837229/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6957266804298879926&amp;postID=2442398677822837229' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6957266804298879926/posts/default/2442398677822837229'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6957266804298879926/posts/default/2442398677822837229'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://purnomoloa.blogspot.com/2008/04/memahami-science-of-getting-rich-bagian_1772.html' title='Memahami “The Science of Getting Rich” - Bagian 3'/><author><name>Purnomo Hadi</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6957266804298879926.post-3434910744284344529</id><published>2008-04-20T20:03:00.000-07:00</published><updated>2008-04-20T20:05:23.097-07:00</updated><title type='text'>Memahami “The Science of Getting Rich” - Bagian 2</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Ilmu Mendapatkan Kekayaan Itu Ada&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1.      Ilmu Mendapatkan Kekayaan (The Science of Getting Rich) itu ada. Ilmu itu adalah ilmu pasti seperti aljabar atau aritmatika.Ada hukum tertentu yang mengatur proses mendapatkan kekayaan. Ketika seseorang mempelajari dan mematuhi sekali hukum itu, ia akan mendapatkan kekayaan sepasti ilmu matematika.&lt;br /&gt;   2.      Kepemilikan uang dan properti adalah hasil dari melakukan sesuatu dalam Cara yang Tepat (Certain Way). Orang yang tidak melakukan sesuatu dalam Cara yang Tepat (Certain Way) akan tetap miskin.&lt;br /&gt;   3.      Itu adalah Hukum Alam, Hukum Sebab Akibat. Oleh sebab itu orang yang melakukan sesuatu dalam Cara yang Tepat (Certain Way) akan mendapatkan kekayaan.&lt;br /&gt;   4.      Pernyataan di atas didukung oleh fakta:&lt;br /&gt;          * Mendapatkan kekayaan tidak dipengaruhi oleh lingkungan.&lt;br /&gt;          * Orang dalam satu daerah/lingkungan dapat saja mendapatkan kekayaan sementara yang lain tetap ada yang miskin.&lt;br /&gt;          * Dimanapun kita lihat orang kaya dan miskin hidup berdampingan dalam satu lingkungan.&lt;br /&gt;          * Dua orang dalam bisnis dan lingkungan yang sama, yang seorang menjadi sukses sementara yang seorang lainnya tetap miskin.&lt;br /&gt;          * Kemampuan untuk melakukan sesuatu dalam Cara yang Tepat (Certain Way) tidak ada hubungannya dengan bakat.&lt;br /&gt;          * Belajar dari banyak orang yang telah mendapatkan kekayaan, mereka adalah orang biasa, tanpa bakat tertentu. Inilah bukti bahwa mereka mendapatkan kekayaan karena mereka melakukan sesuatu dalam Cara yang Tepat (Certain Way).&lt;br /&gt;          * Mendapatkan kekayaan bukan hasil dari menabung atau ‘kikir’. Ada orang hemat namun tetap miskin sementara ada orang yang royal namun kaya raya.&lt;br /&gt;          * Mendapatkan kekayaan bukan hasil berhasil melakukan sesuatu yang gagal dilakukan oleh orang lain. Ada dua orang membangun bisnis yang sama dengan melakukan sesuatu yang hampir tepat sama, yang seorang mendapatkan kekayaan sementara yang seorang lainnya miskin atau bahkan bangkrut.&lt;br /&gt;   5. Kita dapat menyimpulkan bahwa mendapatkan kekayaan adalah hasil melakukan sesuatu dalam Cara yang Tepat (Certain Way).&lt;br /&gt;   6. Kemampuan alami seseorang yang lebih penting dari pada kemampuan uintuk berpikir dan memahami.&lt;br /&gt;   7. Mendapatkan kekayaan melibatkan kepentingan berhubungan dengan orang lain dan dimana ada kesepakatan yang terjadi.&lt;br /&gt;   8. Jika orang lain di kota Anda mampu mendapatkan kekayaan maka Anda pun mampu mendapatkannya.&lt;br /&gt;   9. Sekali lagi ini tidak ada hubungannya dengan profesi atau bisnis tertentu.&lt;br /&gt;          * Adalah benar bila Anda akan melakukan terbaik dalam bisnis sesuai dengan apa yang Anda sukai. Bila Anda memiliki bakat tertentu yang dikembangkan dengan baik maka Anda akan melakukan terbaik dalam bisnis tersebut.&lt;br /&gt;          * Anda akan melakukan yang terbaik dalam bisnis yang sesuai dengan kondisi lokal Anda. Bisnis es krim tentu lebih sukses di daerah katulistiwa daripada di daerah kutub.&lt;br /&gt;  10. Mendapatkan kekayaan tidak tergantung dari dua hal di atas namun dari pembelajaran Anda untuk melakukan sesuatu dalam Cara yang Tepat (Certain Way).&lt;br /&gt;  11. Tidak seorangpun dapat dihalangi mendapatkan kekayaan karena kekurangan modal. Memang benar, ketika Anda mendapat modal peningkatan akan menjadi lebih mudah dan cepat; namun orang yang sudah memiliki modal adalah orang kaya. Tidak peduli seberapa miskin Anda jika Anda melakukan sesuatu dalam Cara yang Tepat (Certain Way) maka Anda pasti mendapatkan kekayaan dan Anda akan mulai memperoleh modal.&lt;br /&gt;  12. Mendapatkan modal adalah bagian dari proses mendapatkan kekayaan; dan adalah sebuah bagian dari hasil yang selalu mengikui tindakan melakukan sesuatu dalam Cara yang Tepat (Certain Way).&lt;br /&gt;  13. Anda mungkin orang termiskin di benua Anda, dengan hutang bertumpuk, tanpa teman, tanpa pengaruh, bahkan sumber daya; namun jika Anda mulai untuk melakukan sesuatu dalam Cara yang Tepat (Certain Way), Anda pasti mulai mendapatkan kekayaan, seperti Hukum Sebab Akibat.&lt;br /&gt;  14. Jika Anda tanpa modal, Anda mampu mendapatkan modal; Jika Anda dalam bisnis yang keliru, Anda mampu mendapatkan bisnis yang tepat; Jika Anda di tempat yang keliru, Anda mampu mendapatkan temapat yang tepat; dan Anda mampu melakukan itu semua dengan mulai dalam bisnis Anda saat ini dan tempat Anda saat ini untuk melakukan sesuatu dalam Cara yang Tepat (Certain Way) yang menjadikan Anda sukses.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6957266804298879926-3434910744284344529?l=purnomoloa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://purnomoloa.blogspot.com/feeds/3434910744284344529/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6957266804298879926&amp;postID=3434910744284344529' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6957266804298879926/posts/default/3434910744284344529'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6957266804298879926/posts/default/3434910744284344529'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://purnomoloa.blogspot.com/2008/04/memahami-science-of-getting-rich-bagian_20.html' title='Memahami “The Science of Getting Rich” - Bagian 2'/><author><name>Purnomo Hadi</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6957266804298879926.post-9045505778034904044</id><published>2008-04-20T20:02:00.000-07:00</published><updated>2008-04-20T20:03:03.649-07:00</updated><title type='text'>Memahami “The Science of Getting Rich” - Bagian 1</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;HAK UNTUK MENJADI KAYA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. Seseorang tidak dapat mengembangkan seluruh potensi yang dimilikinya kecuali dia memiliki banyak uang&lt;br /&gt;   2. Sudah menjadi kesepakatan dalam masyarakat bahwa seseorang membutuhkan uang untuk mengembangkan tubuh, jiwa dan pikirannya&lt;br /&gt;   3. Tujuan dari kehidupan adalah perkembangan&lt;br /&gt;   4. Setiap orang memiliki hak untuk menjadi kaya&lt;br /&gt;   5. Tujuan dari alam semesta adalah peningkatan dan perkembangan; dan setiap orang seharusnya memiliki semua yang berkontribusi untuk kekuatan, berkat, ketertarikan and kekayaan kehidupan; menyerah dalam kemiskinan adalah dosa&lt;br /&gt;   6. Sukses dalam hidup adalah mendapatkan yang Anda inginkan; Anda mendapatkan apa yang Anda inginkan hanya dengan menggunakan alat; Anda dapat bebas membeli alat jika Anda kaya; jadi Ilmu Mendapatkan Kekayaan (The Science of Getting Rich) adalah hal yang penting&lt;br /&gt;   7. Orang yang berhasrat untuk hidup berlimpah (abundant) adalah wajar.&lt;br /&gt;   8. Hidup harus memenuhi tiga aspek: tubuh, jiwa dan pikiran. Semuanya harus berkembang bersama, tidak satupun yang lebih penting&lt;br /&gt;   9. Manusia tidak dapat bahagia, ekspresif dan berkinerja baik tanpa ketiga aspek tersebut terpenuhi kebutuhannya&lt;br /&gt;  10. Tubuh perlu makan, pakaian dan perlindungan (pangan, sandang dan papan)&lt;br /&gt;  11. Pikiran perlu rekreasi intelektual, pengetahuan, melakukan perjalanan dan berobservasi&lt;br /&gt;  12. Jiwa perlu untuk mengekspresikan cita, cinta tidak dapat diekpresikan dengan kemiskinan&lt;br /&gt;  13. Kebahagiaan tertinggi manusia adalah dapat mengekpresikan cintanya yang diwujudkan dengan memberi sesuatu. Orang yang tidak dapat memberi sesuatu untuk orang yang dicintainya tidak dapat menempatkan dirinya sebagai seorang suami/isteri, ayah/ibu, warga negara atau manusia. Itulah sebabnya sangat penting baginya untuk menjadi kaya&lt;br /&gt;  14. Adalah hak Anda jika Anda berhasrat untuk menjadi kaya dengan belajar Ilmu Mendapatkan Kekayaan (The Science of Getting Rich). Jika Anda mengabaikannya berarti Anda juga melalaikan tugas Anda untuk diri Anda sendiri, Tuhan dan sesama manusia. Anda tidak dapat melayani Tuhan dan sesama lebih baik tanpa Anda memperlakukan diri Anda lebih baik&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6957266804298879926-9045505778034904044?l=purnomoloa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://purnomoloa.blogspot.com/feeds/9045505778034904044/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6957266804298879926&amp;postID=9045505778034904044' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6957266804298879926/posts/default/9045505778034904044'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6957266804298879926/posts/default/9045505778034904044'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://purnomoloa.blogspot.com/2008/04/memahami-science-of-getting-rich-bagian.html' title='Memahami “The Science of Getting Rich” - Bagian 1'/><author><name>Purnomo Hadi</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6957266804298879926.post-1486053711924593285</id><published>2008-02-21T02:34:00.001-08:00</published><updated>2008-02-21T02:34:46.968-08:00</updated><title type='text'>JURNAL KEMAKMURAN</title><content type='html'>Saya belajar banyak dari buku Law Of Attraction Michael J Lossier. Terutama&lt;br /&gt;tentang membuat jurnal kemakmuran.&lt;br /&gt;Langkah ini sederhana tetapi jika anda melakukannya secara rutin, kehidupan&lt;br /&gt;anda lebih menyenangkan, lebih membahagiakan, lebih ringan, lebih banyak&lt;br /&gt;solusi, law pf attraction akan selalu jalan dengan tepat.&lt;br /&gt;Apakah itu?ambil sebuah BUKU TULIS dan tuliskan di cover depannya JURNAL&lt;br /&gt;KEMAKMURAN.&lt;br /&gt;Anda merasa tidak kaya, merasa tidak bahagia karena yang dilihat adalah&lt;br /&gt;bagian tidak kaya dan tidak bahagia. Jikalau anda punya 10 ruang dan 9 ruang&lt;br /&gt;terisi dan 1 kosong maka anda selalu mengeluhkan 1 yang kosong.&lt;br /&gt;Setiap DIRI adalah MAKMUR maka tuliskan perhalaman adalah perhari...tuliskan&lt;br /&gt;kemakmuran apa saja yang anda dapatkan hari itu.&lt;br /&gt;Misal :&lt;br /&gt;Hari Minggu, 10 February 2008&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dapat kopi gratis ditraktir teman&lt;br /&gt;Dapat informasi berharga dari milis&lt;br /&gt;Dihubungi 3 orang konsumen&lt;br /&gt;Dapat order 300 ribu&lt;br /&gt;Bangun semangat yang feel so good&lt;br /&gt;Berangkat kerja on time&lt;br /&gt;Mata sehat&lt;br /&gt;kaki sehat&lt;br /&gt;Suami / istri memujiku&lt;br /&gt;Suami / istriku menciumku&lt;br /&gt;dll&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terima kasih TUHAN.ENGKAU BERIKAN KELIMPAHAN PADAKU SETIAP SAAT.AKU&lt;br /&gt;BERSYUKUR DAN BAHAGIA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semakin anda banyak menuliskannya.anda sibuk berterima kasih dari pada sibuk&lt;br /&gt;menuntut kekurangan maka FREKUENSI PIKIRAN ANDA di level yang tinggi. Dan&lt;br /&gt;impian anda akan lebih cepat terwujud.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dodi Zulkifli&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat malam Mas Dodi.. J&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artinya mulai hari ini saya akan punya JURNAL KEMAKMURAN yang baru,&lt;br /&gt;baiklah.isi pertamanya adalah seperti ini..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Minggu 10 february 2008&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Hari ini, Alhamdulillah saya mendapat e-mail dari seorang bernama&lt;br /&gt;Dodi Zulkifli yang berdomisili di Semarang melalui milis LoA. Beliau&lt;br /&gt;mengingatkan saya (kami) untuk focus bersyukur hanya pada keberkahan yang&lt;br /&gt;Allah SWT berikan, bukan kepada kekurangannya! Beliau menyarankan saya&lt;br /&gt;(kami) untuk tetap bersyukur agar saya (kami) berada di tingkat tertinggi&lt;br /&gt;dalam bersyukur atas kelimpahan HIDUP yang Allah SWT berikan. Alhamdulillah&lt;br /&gt;ya Allah. Berkailah saudara'ku (kami) ini, Pak Dodi dan seluruh ummat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Hari ini, alhamdulillah setelah menerima e-mail yang saya maksud di&lt;br /&gt;atas saya kembali diberi "penglihatan lebih" dari Allah mengenai arti&lt;br /&gt;bersyukur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila saya dapat cerita sedikit disini, beginilah ceritanya. Bagi beberapa&lt;br /&gt;anggota milis ini mungkin sudah sedikit sadar bahwa saya sekarang sibuk&lt;br /&gt;berkutat di salon, sebagai outlet manager (bukan yg motong-motong lho,&lt;br /&gt;hehehe). Saat tadi saya sedang mempersiapkan laporan kepada kantor pusat,&lt;br /&gt;tiba-tiba datang'lah seorang pegawai saya sebut saja R ke dalam ruangan&lt;br /&gt;saya. Saya pikir si R ingin ambil air minum yang ada di dispenser disebelah&lt;br /&gt;saya. Ternyata dia hanya berdiri di depan saya tak berkata apa-apa. Lalu&lt;br /&gt;saya tanya, "ada apa?". Lalu dia menjawab, 'mau kasbon Pak". Lalu saya tanya&lt;br /&gt;untuk apa dan dia menjawab, "buat makan Pak, saya lapar belum makan dan ngga&lt;br /&gt;punya duit". Astaghfirullah, sungguh seperti disambar petir rasanya. Saya&lt;br /&gt;panggil satu persatu staff saya yang terkait, saya tanyakan apakah ada&lt;br /&gt;keterlambatan pembayaran gaji, rupanya tidak. Lalu saya ajak si R untuk&lt;br /&gt;duduk berbincang dengan saya. Rupanya, gaji yang diberikan oleh kantor pusat&lt;br /&gt;sungguh tidak wajar, hanya Rp. 10.000,- / hari kerja. Sungguh, saya tak&lt;br /&gt;habis pikir, dapat apa zaman sekarang uang segitu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Alhamdulillah masalah si R hari ini dapat saya atasi, namun besok&lt;br /&gt;atau si R yang lain, bagaimana nasib mereka? Kini saya tahu apa arti tidak&lt;br /&gt;tercapai'nya omzet outlet saya selama ini. mereka lapar, mereka tidak&lt;br /&gt;sejahtera. Saya kini yang harus bertanggung jawab menyejahterakan mereka.&lt;br /&gt;Saya meLoA akan adanya perubahan di tempat ini, saya berD'oa kepada Allah&lt;br /&gt;agar semua masalah dapat saya atasi. Alhamdulillah setelah membaca e-mail&lt;br /&gt;dari Mas Dodi saya kini jauh ingin lebih mengerti apa itu arti bersyukur,&lt;br /&gt;rupanya apa yang dapat saya nikmati disini tidak dapat dinikmati oleh&lt;br /&gt;pegawai saya. Jangan biarkan hamba'Mu ini dzalim ya Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Lalu saya SMS atasan saya di hari liburnya, saya beritahu apa yang&lt;br /&gt;terjadi disini, Alhamdulillah beliau tergerak untuk melakukan review&lt;br /&gt;kenaikan upah. InsyaAllah review akan diadakan secara urgent di hari Selasa&lt;br /&gt;besok. Saya dan atasan saya tak kuasa menahan sedih melihat kenyataan masih&lt;br /&gt;ada yang belum sejahtera, maka saya, atas nama atasan saya memohon bantuan&lt;br /&gt;Do'a dan LoA dari Mas Dodi, Pak Ronny (suhu LoA) dan seluruh anggota milis&lt;br /&gt;dan praktisi LoA dimana pun berada agar divibrasikan yang positif kepada&lt;br /&gt;outlet saya sehingga saya dapat menyejahterakan pegawai saya. Saya percaya&lt;br /&gt;atas usaha dan izin Allah SWT saya yakin bisa menyejahterakan mereka, namun&lt;br /&gt;ditambah Do'a dan LoA anda sungguh saya dapat merasakan kedekatan impian itu&lt;br /&gt;di depan mata, yakni pegawai yang sejahtera! Saya butuh bantuan anda&lt;br /&gt;saudara'ku, hanya Do'a dan LoA yang ku harap, dan hanya Do'a agar kalian&lt;br /&gt;lebih berkelimpahan di kemudian hari yang dapat kami (saya dan pegawai saya)&lt;br /&gt;dapat berikan. Amin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Alhamdulillah saya yakin anda pasti akan berkenan menDo'a-kan dan&lt;br /&gt;MeLoA-kan perubahan di sini, agar dapat turut "mendengar" melalui postingan&lt;br /&gt;saya bahwa mereka (pegawai saya) sudah mulai sejahtera.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Alhamdulillah ya Allah, engkau akan memberikan hamba'Mu ini lebih&lt;br /&gt;banyak kelimpahan berkah agar dapat menyejahterakan orang lain.. AMIN.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PS: terima kasih Mas Dodi J&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Regards,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perdanawan P. Pane&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya juga sudah membaca LOA dari Mc.J Losier, tapi belum&lt;br /&gt;sepenuhnya mempraktekkan sheet2 yang ditawarkan Mc J&lt;br /&gt;Lossier, saya baru melaksanakan sheetnya tentang&lt;br /&gt;inventarisasi Kontras.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baik saudara2-ku LOA tercinta, dengan bantuan sheetnya pak&lt;br /&gt;Lossier, dan dengan semangat melaksanakan QS addhuhaa ayat&lt;br /&gt;11: yaitu "Wa amma binikmati robbika fahaddith", yang&lt;br /&gt;artinya "Dan dengan nikmat yang diberikan Tuhanmu&lt;br /&gt;sebut-sebutlah", kami berbagi kebahagiaan pada saudara2:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jurnal ahir 2007-awal 2008.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Alhamdulillah 8 Novembr 2007 lalu anak saya yang ke&lt;br /&gt;empat lahir, laki2, namanya 'Alwan Abdil Jabbar'.&lt;br /&gt;Subhanallah lucuuu... sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Alhamdulillah ahir 2007 kami sudah menutup UM biaya ONH&lt;br /&gt;bersama istri (berangkat untuk yang kedua), insya Allah&lt;br /&gt;ahir November 2008 kami berangkat, mohon doa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Alhamdulillah ahir 2007 saya telah menyelesaikan&lt;br /&gt;transaksi pembelian RUKO di sebuah perumahan senilai&lt;br /&gt;160jt. Persis seperti yang saya cita-citakan 8 bulan&lt;br /&gt;sebelumnya bahwa ahir Desember 2007 saya bisa transaksi,&lt;br /&gt;meskipun uangku masih kurang banyak waktu itu.&lt;br /&gt;Subhanallah cita2 itu benar2 terkabul, meskipun untuk&lt;br /&gt;menyelesaikan transaksi saat itu uang saya masih kurang&lt;br /&gt;4.5jt, tapi saya dipaksa oleh Developernya dengan&lt;br /&gt;ditalangi uang pribadi oleh karyawan Developer tsb sebesar&lt;br /&gt;4.5jt. Allahu akbar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Alhamdulillah awal Pebruari saya bisa nyahur 4.5jt yang&lt;br /&gt;dipinjami oleh karyawan Developer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Alhamdulillah koperasi karyawan BUMN yang dipercayakan&lt;br /&gt;pada kami, yang tadinya karena sesuatu hal tercatat di&lt;br /&gt;bulan Juli 2007, akan rugi 1.3M ternyata hasil laporan&lt;br /&gt;keuangan 6 bulan kemudian menjadi untung 100jt.&lt;br /&gt;Subhanallah adalah nikmat yang luar biasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami sungguh tidak mampu untuk menghitung nikmat-nikmat&lt;br /&gt;lainnya yang masih banyak sekali, nikmat iman, hidayah,&lt;br /&gt;nikmat kesehatan, keamanan, kenyamanan, kebahagiaan,&lt;br /&gt;kesempatan, anak2 yang patuh pada kedua orang tuanya,&lt;br /&gt;istri yang cantik dan pintar, dll. Allahu ya robbi sungguh&lt;br /&gt;banyak yang telah kauberikan pada kami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Allah untuk itu semua kami bersyukur kepadamu, semoga&lt;br /&gt;engkau berkenan menambahkan nikmat yang telah kau berikan&lt;br /&gt;pada kami. Begitu juga untuk SELURUH SAUDARA2 KAMI DI&lt;br /&gt;LINGKAR LOA INI, amiin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Thanks Pak doDi mengingatkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Regards,&lt;br /&gt;Jumala/Semarang&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6957266804298879926-1486053711924593285?l=purnomoloa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://purnomoloa.blogspot.com/feeds/1486053711924593285/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6957266804298879926&amp;postID=1486053711924593285' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6957266804298879926/posts/default/1486053711924593285'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6957266804298879926/posts/default/1486053711924593285'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://purnomoloa.blogspot.com/2008/02/jurnal-kemakmuran_21.html' title='JURNAL KEMAKMURAN'/><author><name>Purnomo Hadi</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6957266804298879926.post-7981374580872281414</id><published>2008-02-21T02:31:00.001-08:00</published><updated>2008-02-21T02:31:54.483-08:00</updated><title type='text'>MENGAPA ORANG TIDAK KAYA</title><content type='html'>Artikel ini seri ke-2 dengan judul yang sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;First Lesson On Money Making&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.“Before you can make money, you should make a lot of friends”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Minggu lalu saya berkesempatan mengikuti seminar Becoming Your Super Self dengan pembicara Mario Teguh, seorang konsultan bisnis yang ternama. Biaya mengikuti seminar Rp 1.000.000. Peserta seminar, selain bisa bertemu Mario Teguh di seminar, bisa berinteraksi via mailing list yang saat ini sudah beranggotakan 870 orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkomunitas artinya kita menjadi bagian dari suatu komunitas dan memiliki teman-teman baru dari industri yang beragam di luar tempat kerja kita. Berani keluar dari zona kenyamanan untuk mengenal orang-orang baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang sukses ditentukan oleh buku apa yang dia baca dan dengan siapa dia bergaul.Menjadi suatu komunitas yang berisikan orang-orang yang ingin menuju pada kebaikan adalah suatu cara menuju sukses. Jika kita bergaul dengan orang-orang yang tidak lebih baik dari kita maka jangan harap nasib kita akan berubah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembali pada komunitas yang dipimpin Mario Teguh tadi, satu hari seusai seminar beberapa peserta langsung membagi ilmu yang diperoleh dari seminar sehari sebelumnya. Herannya, beberapa peserta malah berkeluh kesah dengan mengatakan bahwa betapa dia ingin ikut seminar dan 1 hari dia berharap bahwa ada seminar Mario Teguh yang khusus untuk kalangan kecil dan kurang mampu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari kita telaah kasus tersebut lebih dalam. Bukankah hanya orang yang melihat ke atas yang mampu melihat puncak tangga (sasaran/tujuan)? Cara mendekatkan kita pada tujuan bukan dengan berharap bahwa suatu saat tangga akan turun bukan? Puncak tangga adalah sasaran yang hendak Anda capai. Jika sasaran Anda menjadi orang yang kaya maka menurunkan puncak tangga sama artinya Anda membatalkan keinginan Anda untuk menjadi kaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang harus diupayakan adalah mengupayakan meninggikan diri (kemampuan diri) sehingga kita makin dekat dengan puncak tangga tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Menjadi Money Magnet&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alangkah enaknya ketika Anda menjadi magnet uang. Ke mana-mana uang datang pada kita.&lt;br /&gt;Untuk bisa menjadi magnet uang maka langkah pertama adalah dengan cara mengatur pikiran Anda dengan benar. Kembali pada artikel minggu lalu, mind matter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, walaupun Anda adalah magnet yang begitu kuat tetapi Anda tidak berada di tempat uang yang akan anda tarik apakah mungkin? Maka itu pilihlah dengan siapa Anda akan bergaul. Pilihlah komunitas yang memungkinkan Anda menarik uang lebih banyak. Mau tahu income Anda? Tidak akan jauh berbeda dengan lingkungan dengan siapa anda bergaul. Karena itu, jika Anda menginginkan income Anda naik sesuai target, pilihlah lingkungan Anda.&lt;br /&gt;Berikutnya perbaiki konsep Anda tentang uang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Money concept&lt;br /&gt;Konsep--&gt;Perilaku--&gt;Kebiasaan--&gt;Hasil&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konsep akan melahirkan perilaku, perilaku yang dilakukan secara berulang akan membentuk kebiasaan, kebiasaan kita menentukan hasil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, untuk menjadi kaya perbaiki dulu konsep tentang uang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernah dengar orang tua kita berkata: “uang tidak datang dari langit! Uang tidak tumbuh di pohon yang tinggal dipetik ketika butuh”. Apa makna kalimat tersebut? Mereka ingin mengatakan bahwa mencari uang SULIT bukan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada lagi, habis pegang uang cuci tangan, uang itu kotor. Secara logika tidak ada yang salah dengan kata-kata tersebut bukan? Tetapi jika dikatakan berulang pada anak-anak kita maka yang akan mengendap di kepala mereka yang pada akhirnya masuk ke dalam alam bawah sadar adalah konsep tersebut. Yaitu mencari uang sulit, uang itu kotor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika sejak dini kita dicekoki dengan konsep yang keliru tentang uang, maka perilaku kita dan akhirnya kebiasaan kita akan menerima konsep tersebut maka tidak heran pula pada hasil akhirnya melahirkan manusia-manusia yang menganggap mencari uang itu sulit, uang itu kotor sehingga tidak perlu dikejar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, jika Anda ingin kaya, maka perbaiki konsep Anda tentang uang. Konsep yang salah tidak akan menjadikan diri Anda magnet uang.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6957266804298879926-7981374580872281414?l=purnomoloa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://purnomoloa.blogspot.com/feeds/7981374580872281414/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6957266804298879926&amp;postID=7981374580872281414' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6957266804298879926/posts/default/7981374580872281414'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6957266804298879926/posts/default/7981374580872281414'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://purnomoloa.blogspot.com/2008/02/mengapa-orang-tidak-kaya.html' title='MENGAPA ORANG TIDAK KAYA'/><author><name>Purnomo Hadi</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6957266804298879926.post-8999814488697483509</id><published>2008-02-21T02:21:00.001-08:00</published><updated>2008-02-21T02:21:58.334-08:00</updated><title type='text'>Pane Go for Rp. 100 Juta, DONE !!</title><content type='html'>Pertama saya ingin ucapkan banyak terima kasih kepada Allah SWT dan Nabi&lt;br /&gt;Muhammad SAW. Turut ucapkan terima kasih kepada Bapak Ronny F dan Pak SOPA&lt;br /&gt;yang memperkenalkan LoA dan segala pendukungnya. Pak SOPA, terima kasih atas&lt;br /&gt;software anda, sangat membantu…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begini ceritanya…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ini tanggal 4 February 2008 dini hari saya download email dari outlook&lt;br /&gt;saya. Saya mendapatkan dua buah software, “Two Powerful Mind Software You&lt;br /&gt;Should Have”, pada awalnya saya melakukan kebodohan yang amat sangat pada&lt;br /&gt;saat mengaplikasikan software tersebut! Saya pelototin software yang&lt;br /&gt;Brainwave… bagi anda yang sudah mendownload, dan turut melihat kedip’an&lt;br /&gt;flash tersebut, coba lihat dengan mata melotot, saya jamin anda akan pening…&lt;br /&gt;Hahahaha, okay, jangan ikut’in cara saya. Karena itu teman saya Agung selalu&lt;br /&gt;berkata, “baca petunjuk’nya Pane…. (dengan nada sedikit kesal…)….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari kita mulai serius…. Begini ceritanya (kok di ulang lagi sih kalimat&lt;br /&gt;ini?)….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah saya membaca petunjuk yang jelas, saya mulai mengaplikasikan&lt;br /&gt;software tersebut…. Ok, kita flashback sedikit… dari akhir 2007 saya me’LoA&lt;br /&gt;agar di tahun 2008 saya mendapat Rp.100.000.000,- , ya 100 juta…&lt;br /&gt;saudara-saudara…. Saya mulai tulis di YM, di atas plafon kamar saya… di sana&lt;br /&gt;sini saya tempel angka Rp. 100 juta itu…. Waktu berlalu hingga tiba tadi&lt;br /&gt;malam….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya pejamkan mata, saya membayangkan Allah memberikan saya kesempatan&lt;br /&gt;mendapat 100 juta itu… saya resapi, hingga akhirnya tiba waktu saya harus&lt;br /&gt;tidur, saya cengar – cengir sendiri karena saking senangnya saya mau di beri&lt;br /&gt;100 juta oleh Allah SWT…. Saya sungguh bukan main senangnya hingga di pagi&lt;br /&gt;hari saya dapat bangun tanpa harus ada yang meng’gedor-gedor pintu saya,&lt;br /&gt;hehehehe…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pagi tadi (kan hari’nya sama…) saya dapat sms dari Ayah saya… beliau meminta&lt;br /&gt;tolong saya untuk menjual mobilnya… ok, sampai sini ternyata proses tersebut&lt;br /&gt;berjalan sangat cepat, jauh lebih cepat dari yang saya bayangkan… pagi itu&lt;br /&gt;beriklan, pagi itu datang orang, sampai 2 orang sekaligus sore tadi mencoba&lt;br /&gt;menawar mobil tersebut…. Ada yang alot, ada yang sedikit mudah… akhirnya&lt;br /&gt;terjual’lah mobil Ayah saya singkat cerita…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat saya konfirmasi kepada Ayah saya bahwa mobil tersebut sudah laku dengan&lt;br /&gt;harga yang bagus karena usaha saya adu harga dengan pembeli, belia berkata…”&lt;br /&gt;ya udah, masukin aja deposito, pake nama kamu aja…”! waduh, lemas saya&lt;br /&gt;mendengarnya… lalu saya bilang, “boleh aku taruh di rekening’ku aja Pak?”.&lt;br /&gt;Beliau jawab, “Ok, boleh”! Subhanallah, Maha Besar Allah dengan segala&lt;br /&gt;kuasa’Nya…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah telepon terputus (beliau di luar kota…), 5 menit kemudian saya&lt;br /&gt;telepon kembali… sungguh saya kurang percaya…. Saya konfirmasi kembali,&lt;br /&gt;beliau jawab…”Kenapa sih repot banget nanya mulu? Oh ya, Senin minggu depan&lt;br /&gt;ada orang dateng mau ambil fotocopy surat KK, KTP kamu sama PBB rumah, Ayah&lt;br /&gt;mau ambil Terios. Pake nama kamu… Kan Ayah lebih banyak di luar kota, ntar&lt;br /&gt;juga kamu yang sering pakai…”! sungguh semakin lemas saya mendengarnya….&lt;br /&gt;Satu hal yang pasti, visualisasi saya akan 100 juta tersebut dari 2007, di&lt;br /&gt;tambah izin Allah SWT, plus software dari Pak SOPA, hal itu terjadi!!! Saya&lt;br /&gt;calon pemegang 100 juta dan pemilik “sah” dari mobil baru, heheheh,&lt;br /&gt;Alhamdulillah…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjelang sore, saya kembali berfikir… si 100 juta ini datang sungguh cepat,&lt;br /&gt;sungguh cepat sekali ya?!…. Lalu…saya teringat, MasyaAllah, saya saat&lt;br /&gt;menggunakan software brain wave dari Pak SOPA sempat berujar, “Alhamdulillah&lt;br /&gt;ya Allah saya di berikan kesempatan oleh ENGKAU rezeki 100 juta per bulan…”&lt;br /&gt;seketika saya tersadar, ini jawaban bulan February… apa yang akan terjadi di&lt;br /&gt;bulan depan Ya Allah?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini, saya adalah saksi dari berjalannya Do’a plus LoA di tambah software&lt;br /&gt;pak SOPA. Saya siap bersaksi bagi anda yang ragu kuasa Allah SWT dan&lt;br /&gt;manjurnya LoA! Saya siap…! Kini saya mencoba cara lain…saya ingin tantangan…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demi menghargai Ayah saya, saya akan terima pemberian tersebut, hehehehe…&lt;br /&gt;tapi saya menyiapkan tantangan baru bagi diri saya dan anda semua&lt;br /&gt;(khususnya!)… saya Akan taruh 100 juta tersebut di rekening saya…sebagai&lt;br /&gt;pancingan bagi diri saya… setelah tercetak di buku tabungan saya ada angka&lt;br /&gt;100 juta, saya akan lempar duit tersebut ke deposito. otomatis di rekening&lt;br /&gt;pribadi saya akan berkurang 100 juta lagi’kan dan kembali ke nominal awal&lt;br /&gt;sebelum ada si 100 juta…. Namun akan tetap ada tulisan 100 juta’kan di buku&lt;br /&gt;rekening saya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, dari posisi tersebut saya Ya, saya akan kembali memvisualisasikan&lt;br /&gt;mendapat 100 juta yang artinya dari posisi setelah kembali “kehilangan” 100&lt;br /&gt;juta, saya akan kejar 100 Juta lagi… bila tiba saat’nya tiba dan bertemu&lt;br /&gt;lagi dengan si 100 Juta di rekening saya, maka saya akan gabungkan si 100&lt;br /&gt;juta dari deposito dan yang di rekening saya agar ada angka 200 juta&lt;br /&gt;tercetak dan kembali kedua’nya saya kirim ke deposito…. Otomatis nominal’nya&lt;br /&gt;jauh berkurang lagi’kan? Nah, saya akan uber si 200 juta tersebut… dan pada&lt;br /&gt;akhirnya akan terdapat 200 juta di buku saya, saya akan gabungkan dengan 200&lt;br /&gt;juta yg di deposito, maka akan ada 400 juta tercetak disana…. Kembali saya&lt;br /&gt;deposito si 400 juta dan akan begitu terus hingga saya duplikasi berkali&lt;br /&gt;kali tanpa henti…. J&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanpa izin Allah SWT tak aka nada cerita ini, dan tanpa se’izin’Nya pula tak&lt;br /&gt;aka nada kesempatan saya menduplikasi si 100 juta itu….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedikit trick saya adalah, feel good, pasrah dan percaya Allah akan berikan&lt;br /&gt;yang terbaik! Lho, kok trick saya, lha wong itu syarat LoA, hehehehehe.&lt;br /&gt;Maksud saya, ya saya aplikasikan hal tersebut setiap visualisasi LoA….&lt;br /&gt;Sehebat apapun anda me’LoA, tanpa Do’a ya NOL BESAR. Tanpa usaha keras, ya&lt;br /&gt;NOL BESAR juga! Hayo, pasti ada yang mau berkomentar, “emang usaha kamu apa,&lt;br /&gt;begitu dibilang usaha….?”. Ya saya berusaha agar mobil Ayah saya bisa&lt;br /&gt;terjual di atas harga pasar dan terjual dalam waktu yang sangat singkat!&lt;br /&gt;Anda berfikir hal tersebut mudah? Tidak saudara, butuh keahlian berbicara&lt;br /&gt;secara khusus untuk dapat membobol paradigma harga pasaran mobil second… Mau&lt;br /&gt;tahu saya belajar dari siapa? Pak Ronny (milis LoA) adalah guru saya…. Pak,&lt;br /&gt;sungguh bangga menjadi murid anda di LSPR!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirul kata, sungguh saya bukan ingin berlaku RIYA, saya hanya ingin&lt;br /&gt;memberitahu anda, bahwa Allah Maha Besar, Anda adalah ciptaanNya yang Maha&lt;br /&gt;Mulia, LoA adalah Ilmu’Nya yang Maha Dahsyat, Software dari Pak SOPA adalah&lt;br /&gt;Maha Membantu, ajaran-ajaran Pak Ronny Maha Berguna dan ANDA, YA ANDA….ANDA&lt;br /&gt;MAHA SUKSES BILA ANDA FOKUS!!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SAYA BISA SUKSES, ANDA PUN BISA SUKSES!!! ^_^&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PANE GO FOR NEW RP. 100.000.000,- AND DUPLICATE TO RP. 200.000.000,-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Regards,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perdanawan P. Pane&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6957266804298879926-8999814488697483509?l=purnomoloa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://purnomoloa.blogspot.com/feeds/8999814488697483509/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6957266804298879926&amp;postID=8999814488697483509' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6957266804298879926/posts/default/8999814488697483509'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6957266804298879926/posts/default/8999814488697483509'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://purnomoloa.blogspot.com/2008/02/pane-go-for-rp-100-juta-done.html' title='Pane Go for Rp. 100 Juta, DONE !!'/><author><name>Purnomo Hadi</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6957266804298879926.post-4862974620386846580</id><published>2008-02-21T01:45:00.000-08:00</published><updated>2008-02-21T01:46:44.729-08:00</updated><title type='text'>Free Stuff And Article</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;1. Kotak komitmen :&lt;/span&gt; Buatlah kotak yang tidak bisa dibuka, isilah dengan uang semampu anda setiap hari, misalnya Rp.1000,- sampai anda merasa ringan seolah olah tidak terbebani dengan mengisi uang tersebut. lalu tingkatkan terus ke Rp.5000,-, lalu Rp. 10.000, dst. Bila anda komitmen melakukan penghasilan anda pasti akan meningkat.&lt;br /&gt;   &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;2. Uang melimpah &lt;/span&gt;: Taruhlah uang anda di semabarang tempat, diseluruh rumah anda, bisa dikamar mandi, di bawah bantal, di laci, dimana aja sebesar Rp. 10.000, jadi dibutuhkan kira-kira 100 ribu atau 200 ribu. Taruh terus setiap hari di berbagai tempat seolah olah rumah anda penuh uang. Kalau diambil pembantu ya…berarti anda kurang amal hehehe. Tapi itu berarti anda mendapat petunjuk untuk menarik uang lebih banyak. bingung lakukan saja pasti anda akan lihat hasilnya.&lt;br /&gt;   &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;3. Uang membawa teman : &lt;/span&gt;Setiap kali anda punya uang Rp. 100.000,- . anda tuliskan disana terima kasih kembali membawa teman, lalu anda tanda tangan. rasakan perasaan anda.&lt;br /&gt;   &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;4. Mengangkat uang sebagai karyawan :&lt;/span&gt; Setiap kali anda memegang uang banyak, tak peduli uang siapa, anda taruh bawah dan anda injak-injak, rasakan bahwa uang adalah budak anda. Maka uang akan segera mengejar anda.&lt;br /&gt;   &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;5. Menghukum pikiran bawah sadar yang gagal/menantang loa :&lt;/span&gt; Bila anda menginginkan untuk mendapatkan tempat parkir di suatu mal , dan anda sudah memprogram tapi yang terjadi anda gagal, anda harus hukum pikiran anda dengan pulang kembali ke rumah, dan mulai menyusun keinginan lagi, sampai berhasil. Pikiran anda akan segera belajar mematuhi perintah anda.&lt;br /&gt;   &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;6. Email yang sampai ke  Tuhan:&lt;/span&gt; Buatlah alamat email di yahoo atau yang lain, lalu lupakan passwordnya atau waktu buat password ngawur aja. Beri nama yang dasyhat. Misalnya: email_Tuhan@yahoo.com atau alam_semesta@yahoo atau bawahsadar@yahoo.com dsb yang membuat anda nyaman dan yakin bahwa dia bisa mengirim pesan anda ke Tuhan. Kemudian tiap pagi /malam/pulang kantor kirimlah permintaan melalui email anda. Anda akan terkejut dengan hasilnya. Email ini bisa juga anda gunakan untuk menyampaikan permasalahan atau kegelisahan anda sehingga anda selalu feel good&lt;br /&gt;   &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;7. Balon menuju Tuhan (permainan LOA anak-anak):&lt;/span&gt; belikan anak anda balon  yang bisa terbang, suruh tulis keinginannya, beli yang banyak, tulis semua keingannya lalu suruh dia lepaskan sambil mengucapakan sampaikan keinginanku pada Tuhan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Permainan yang lain bisa anda download disini gratis bila anda sudah membeli buku kami&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6957266804298879926-4862974620386846580?l=purnomoloa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://purnomoloa.blogspot.com/feeds/4862974620386846580/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6957266804298879926&amp;postID=4862974620386846580' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6957266804298879926/posts/default/4862974620386846580'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6957266804298879926/posts/default/4862974620386846580'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://purnomoloa.blogspot.com/2008/02/free-stuff-and-article.html' title='Free Stuff And Article'/><author><name>Purnomo Hadi</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6957266804298879926.post-426814406017795755</id><published>2008-02-20T21:08:00.000-08:00</published><updated>2008-02-20T21:09:23.055-08:00</updated><title type='text'>KEAJAIBAN SEDEKAH</title><content type='html'>Urusan sedekah adalah urusan hati &amp; keikhlasan setiap umat di dunia ini. Ada yang merasa bahwa setiap harta/uang yang dia terima adalah milik sekaligus hak pribadinya &amp; tidak untuk siapa-siapa apalagi untuk dibagi-bagikan. Audzubillahmindzalik.., namun ada banyak juga berpendapat bahwa setiap harta/uang yang diterimanya adalah titipan Allah semata &amp; wajib disedekahkan kepada yang berhak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi hamba Allah yang merasa bahwa semua harta serta kedudukan adalah titipan, dengan jiwa yang besar &amp; hati yang tulus ikhlas akan mengeluarkan kewajibannya, walaupun apa yang dia cintai dia korbankan, walaupun dalam keadaan tak punya apapun &amp; terbelit kemiskian, akan tetap rela memberikanya demi mendapat Ridlo Allah SWT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku masih dalam taraf belajar tentang keimanan apalagi soal sedekah, aku hanya ingin berbagi cerita betapa Keajaiban Sedekah itu benar-benar ADA &amp; Allah sungguh Maha Kaya &amp; Pemurah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Minggu siang, tak seperti biasa aku menyalakan TV, ketemulah salah satu TV Swasta yang menayangkan Acara Keajaiban Sedekah, Tausyiah dibawakan oleh Ust. Yusuf Mansur dengan gaya bahasa sederhana, mudah dipahami, dibumbuhi bahasa gaul ala betawi, mudah dicerna, enak didengar &amp; langsung masuk &amp; mengena direlung hati yang dalam.&lt;br /&gt;Kebetulan ada 2 Nara sumber yang dihadirkan dalam Acara tsb. mengupas betapa Keajaiban Sedekah itu telah merubah hidupnya mengalami kesulitan &amp; dengan bersedekah Allah telah menggangkat semua kesulitan yang dialaminya dalam waktu yang "takjub" bahkan Allah melipat gandakan bakhan berlipat-lipat dari sedekah yang dikeluarkan. Sosok Bapak muda, Bpk. Drs. Mulyadi, MM, secara ikhlas &amp; penuh haru menceritakan bahwa saat itu beliau terlilit hutang bermilyar-milyar, bahkan semua harta &amp; rumah yang beliau miliki serta rumah ibunya akan disita oleh pihak bank, belum lagi hutang-hutang &amp; piutang yang macet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jum’at sepulang mendengarkan "vonis eksekusi" penentuan tanggal penyitaan rumah dari bank, beliau begitu kalut, mobil BMW nya tersita, beliau praktis naik bus way yang dalam hidupnya belum pernah merasakan naik bus way. Sehingga kalutnya akhirnya beliau memutuskan turun &amp; mampir ke Masjid Al-Azhar untuk berikhtikaf &amp; secara kebetulan saat itu sedang ada Tausyiah dari Ust. Yusuf Mansur mengulas tentang Keajaiban Sedekah. Beliau masih belum percaya ada keajaiban sedekah, tapi beliau penasaran ingin mengikuti tausyiah tsb. Ketika Ust. Yusuf Mansur menghimbau jamaah untuk mensedekahkan apa yang dimiliki jamaah saat hadir di masjid tsb. (apa saja untuk disumbangkan dengan hati ikhlas, Insya Allah, Allah akan mengangkat segala kesulitan kita).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu-satunya harta yang beliau miliki saat hadir, hanya jam tangan kesayangannya, jam tangan yang beliau impikan untuk dimiliki sejak kecil. Jam Bulgary seharga US$ 300.00 dengan ikhlas &amp; maja terpejam beliau letakkan disurban yang telah disedikan oleh Ust. Yusuf Mansur bagi para jamaah yang hadir untuk menyumbangkan apa saja yang dibawa saat itu. "Kriiinggg..", telpon genggam Pak Mulyadi berdering tak berapa lama setelah menyumbangkan jam tangan idamannya. Beliau masih belum percaya adanya keajaiban sedekah walaupun rekanannya yang menelpon mengabarkan bahwa proposal proyeknya telah disetujui. Beliau masih didalam masjid &amp; masih belum yakin akan keajaiban tsb. Sabtu, Minggu dilaluinya &amp; rekanannya telah mengabarkan bahwa nilai proposal proyeknya seharga 3 Milyar telah disetujui tapi tetap belum yakin. "Hari Eksekusi" pun tiba, Senin. Petugas bank yang beliau tunggu-tunggu ternyata belum datang juga. Dengan hati galau beliau menerima telp petugas bank yang mengabarkan bahwa penyitaan dibatalkan karena petugas bank mendengar bahwa proyek beliau disetujui. Subhanallah…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Betapa hati saya sungguh terharu, ketika saya ke ATM, &amp; terlihat direkening bank saya telah masuk uang sebesar Rp. 3.000.000.000,-," begitu ucapan Pak Mulyadi dengan suara agak parau terharu bahagia agak berkaca-kaca membagikan sharing Keajaiban Sedekah dihadapan Jamaah di salah satu Masjid Tanah Abang Blok A &amp; juga dihadapan para pemirsa televise siang itu. Subhanallah..Allahu Akbar… Sekian persen dari nilai tsb. telah disumbangkan ke Dewan Masjid Al-Azhar. Saya tertegun, terharu, merinding mendengar sharing beliau yang menurut Pak Ust. Yusuf Mansur, bhw. Beliau adalah Ketua Dewan Masjid DKI (cmiiw), jaditinggal menunggu jebolnya pipa pahala tsb. untuk terus mengalir. Ada banyak saksi hidup yang mengalami kejaiban sedekah tsb., salah satunya adalah artis penyanyi Ikang Fauzi yang kebetulan juga menjadi nara sumbernya. Betapa Bung Ikang yang tadinya merasa bahwa buat apa bersedekah sudah capek-capek mencari uang, itukhan hak saya, saya tabung. Namun setelah mendengar salah satu ceramah ttg. Sedekah beliau mulai menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Bung Ikang merasa, walaupun tetap menabung dibank tapi hidupnya tetap tidak berubah tanpa bersedekah. Menabunglah untuk akherat &amp; duniamu melalui sedekah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku ada cerita lagi, 2 stories saja ya yang saya dapat dari Ust. Yusuf Mansur yang berbagi cerita siang itu di TV.:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Seorang ibu A mengeluhkan anaknya sudah 5 bulan tidak bayar SPP, suatu hari ibu tsb. mempunyai uang senilai lima puluh ribu, disampaikannya kabar gembira tsb. ke anaknya bahwa besok kita akan melunasi uang SPP yang tertunggal sebanyak 5 bulan.&lt;br /&gt;Suatu pagi, rumahnya didatangi oleh seorang ibu B (tetangganya) yang menangis tersedu-sedu &amp; mengeluh bahwa anaknya belum bayar SPP selama 7 bulan, &amp; bermaksud untuk pinjam. Dengan hati ikhlas ibu A memberikannya uang lima puluh ribu tsb. ke Ibu B. Betapa tulus hati Ibu A tsb., tak berselang lama Ibu A mendapat kabar bahwa anaknya mendapat bea siswa &amp; dibebaskan dari uang SPP…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Seorang Pemuda yang sudah sekian tahun belum juga mendapatkan pekerjaan, kemudian dia nadzar "Bila suatu saat nanti mendapat pekerjaan, saya tidak membutuhkan uangnya yang penting saya bekerja",begitu nadzarnya. Singkat cerita, akhirnya mendapat panggilan kerja. "Tanpa CV &amp; cukup KTP saja, anda bisa langsung kerja, &amp; tempat kerja anda bisa dilantai 1, 10, 8 diruang mana saja, anda kami terima sebagai office boy," begitu penjelasan sang pewawancara. Satu bulan kemudian, pemuda tsb. gajian, dia ingat akan janjinya bahwa dia tidak membutuhkan uang hanya pekerjaan saja. Dengan jiwa besar, uang hasil keringatnya selama sebulan disumbangkan kepada kaum dhuafa. Allah Maha Pemurah, Maha Pengasih. Pemuda yang bekerja sbg. Office boy tsb. telah bergaji hampir 8juta-10juta perbulan, darimana? Ternyata Allah memberikan pahala itu datangnya dari segala arah, salah satu contohnya, saat pemuda tsb. disuruh beli mie ayam sipenyuruh memberikan uang 200rb, &amp; kembaliannya diberikan ke pemuda office boy tsb., &amp; ada saja rejeki itu datang tak disangka-sangka. Oppss…, time is up, waktuku habis nih, semoga sharingku bisa menggugah untuk rajin bersedekah, aku pernah mendengar salah satu Tausyiah dari Mbak Sasha (DT Jkt. Saat Tour DT ke Bandung) bahwa 3 permohonan doa dari orang-orang yang meninggal dunia (dikutip dari La Tansa Book, buku terlaris di Timor Tengah, cmiiw).&lt;br /&gt;Ya Allah, seandainya aku diberi kesempatan satu kali saja, aku akan melaksanakan Sholat Sunnah.&lt;br /&gt;Ya Allah, seandainya aku diberi kesempatan satu kali saja, aku akan terus mengucapkan Shalawat.&lt;br /&gt;Ya Allah, seandainya aku diberi kesempatan satu kali saja, aku akan terus melaksanakan SEDEKAH.&lt;br /&gt;Betapa pentingnya sedekah, Hari ini Bulan ini Bulan Suci Ramadhan, bulan penuh rahman, saat yang terbaikuntuk berlomba-lomba memperbanyak sodaqah.., Insya Allah, Keajaiban Sedekah merubah hidup kita..Amiin. Segala kesalahan &amp; kekurangan datangnya dari saya yang jauh dari kesempurnaan, &amp; segala kebenaran hanyalah datangnya dari Allah..&lt;br /&gt;Yusuf Mansur&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6957266804298879926-426814406017795755?l=purnomoloa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://purnomoloa.blogspot.com/feeds/426814406017795755/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6957266804298879926&amp;postID=426814406017795755' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6957266804298879926/posts/default/426814406017795755'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6957266804298879926/posts/default/426814406017795755'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://purnomoloa.blogspot.com/2008/02/keajaiban-sedekah.html' title='KEAJAIBAN SEDEKAH'/><author><name>Purnomo Hadi</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6957266804298879926.post-2816190620421541136</id><published>2008-02-20T21:07:00.001-08:00</published><updated>2008-02-20T21:07:53.507-08:00</updated><title type='text'>GO DOUBLE "TEKNIK CEPAT &amp; TERUJI JADI MILYARDER"</title><content type='html'>Krishnamurti&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Anything is POSSIBLE if You Really Want to"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Yakini saja bahwa Anda bisa capai dan nikmati prosesnya, Anda akan belajar banyak dari latihan ini" demikian pesan guru saya yakni Bp. Wiwoho Guru NLP pertama saya sekitar 4.5 tahun lalu saat saya baru mulai menjajaki langkah menjadi Trainer atau Motivator. Dalam mindset saya, jika saya respect (baca: kagum) dengan seorang guru, maka akan saya kerjakan apa saja yang saya pelajari dari guru saya tanpa bertanya. Biarlah hasil yang akan berbicara. Sejak kecil saya selalu ingin menjadi murid kesayangan guru-guru saya. Sehingga saya selalu ingin membuktikan bahwa apa yang diajarkan oleh guru saya tidaklah sia-sia, bahkan sangatlah bermanfaat untuk diri saya dan orang banyak. Dan sekarang saya bagikan pengalaman tersebut di portal ini: www.PortalNLP.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana saya memahami sesuatu, jika belum saya lakukan dan buktikan, demikian prinsip saya. Dalam benak saya tidak ada kata gagal, yang ada hanyalah belajar. Kalau belajar, belajarlah dengan sungguh-sungguh. Saat itu juga saya ambil keputusan dalam hati untuk menerapkan teknik ini, toh nggak ada ruginya. Pasti untung malahan! Paling tidak bisa mencapai jumlah uang ratusan juta, jika belum berhasil mencapai milyarder he..he..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Esok harinya, saya langsung buka rekening baru khusus untuk menjalankan program ini, saat ditanya oleh Mbak Ani marketing BCA Johar Baru mengapa saya buka rekening baru padahal saya sudah ada beberapa rekening, saya menjawab saya sedang latihan menabung untuk menjadi milyarder. Rupanya dia mengamati dan dia bingung lihat pola tabungan saya yang unik yakni dimulai uang tabungan minimum Rp. 500.000,- sebagai syarat membuka rekening baru dan setoran awal Rp. 10.000,- saja yang hanya bisa dilakukan melalui transfer di mesin ATM. Dia berpesan: "Pak Krishna, uang administrasinya setiap bulan Rp. 5.000,- lho pak, apa nggak nanti uang bapak makin berkurang setiap bulannya kalo setorannya kecil-kecil" Saya hanya menjawab dengan senyuman saja...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ide menabung untuk menjadi Milyarder ini sungguhlah sangat sederhana yakni menggandakan jumlah tabungan Anda di bulan berikutnya. Saya gunakan saja istilah yang sederhana yakni GO DOUBLE. Cara kerjanya sederhana, contoh: bulan ini Anda menabung yang ke 6 yakni Rp. 320.000,- maka akumulasi jumlah tabungan Anda adalah Rp. 630.000,- maka otak Anda akan berpikir demikian: "Jika aku bisa dan memang pernah mencapai jumlah tabungan Rp. 630.000,- maka akupun bisa mencapai jumlah Rp. 640.000,- karena hanya menambah Rp. 10.000,-" Maka Andapun akan berusaha mencapainya karena jumlah tersebut sangat memungkinkan untuk dicapai. Begitulah seterusnya terjadi demikian. Lihat contoh dibawah ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bulan ke - Tabungan - Akumulasi Tabungan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Rp. 10.000,- Rp. 10.000,-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya memulai program ini dengan jumlah awal Rp. 10.000,- Anda bisa memulai dengan jumlah uang berapapun sesuai dengan keyakinan Anda. Lalu saya lanjutkan pada bulan berikutnya dengan menambah jumlah tabungan saya dua kali lipat dari sebelumnya yakni sbb:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Rp. 20.000,- Rp. 30.000,-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Rp. 40.000,- Rp. 70.000,-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, saat-saat awal ini sungguh kesabaran kita diuji untuk menunggu bulan berikutnya karena kita merasa sangat mudah sekali mencapai jumlah tabungan ini. Banyak teman seangkatan saya atau teman-teman lain yang ikutan bersama-sama menjalankan program ini bertanya, boleh nggak kita langsung ke langkah 9 atau 10, bahkan langsung ke 12 misalnya. "Toh, saat ini uang tabungan saya adalah Rp. 10 jutaan tuh", jadi saya mulai saja dari angka tersebut dan melanjutkannya. Saya hanya bilang: "Wah, saya juga nggak tahu. Saya hanya nurut saja pesan Pak Wiwoho untuk mulai dari jumlah awal yang memang sangat kecil dan melangkah perlahan-lahan terus merangkak dan naik keatas". Dan sayapun tetap setia untuk menabung sedikit demi sedikit, walau hati saya rasanya ingin cepat-cepat mencapai bulan berikutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedikit demi sedikit, lama-lama jadi bukit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Rp. 80.000,- Rp. 150.000,-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Rp. 160.000,- Rp. 310.000,-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Rp. 320.000,- Rp. 630.000,-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai bulan ke 6 ini, jumlah real akumulasi tabungan saya lebih kecil dari jumlah diatas karena dipotong biaya administrasi bank setiap bulannya. Namun saya tetap sabar untuk mengikuti aturan permainan menjadi Milyader ini dengan menyetor jumlah yang telah ditetapkan pada tanggal yang sama setiap bulannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Rp. 640.000,- Rp. 1.270.000,-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Rp. 1.280.000,- Rp. 2.550.000,-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Rp. 2.560.000,- Rp. 5.110.000,-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. Rp. 5.120.000,- Rp. 10.230.000,-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Permainan mulai seru, saya harus benar-benar mengetatkan uang pengeluaran saya agar setiap bulan dapat menyetor dengan baik jumlah uang yang telah saya sepakati. Pengalaman saya disini adalah makin hati-hatinya saya membelanjakan uang untuk hal-hal yang belum terlalu penting atau tidak penting dan tidak mendesak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11. Rp. 10.240.000,- Rp. 20.470.000,-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12. Rp. 20.480.000,- Rp. 40.950.000,-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, untuk mengumpulkan uang setoran tabungan sejumlah Rp. 20 jutaan, saya benar-benar memonitor jumlah uang saya setiap harinya. Saya mengatur dengan ketat uang masuk dan uang keluar, akhirnya saya berhasil mengumpulkan jumlah uang ini dan saya setorkan sejumlah yang telah direncanakan pada tanggal yang telah ditentukan yakni tanggal setoran yang sama dengan bulan sebelum ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ilmu orang dulu sangat berguna: "Jangan lebih besar pasak dari pada tiang"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun untuk bulan selanjutnya? Oh..oh..mulai makin besar. Namun otak kita sangatlah mudah diajak kompromi he..he.. Otak saya berkata: "Jika saya sekarang mampu mengumpulkan uang sejumlah Rp. 40.950.000,- maka saya hanya perlu mengulanginya saja untuk mencapai jumlah tersebut dan ditambah Rp. 10.000,- Betul sekali, bukan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;13. Rp. 40.960.000,- Rp. 81.910.000,-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;14. Rp. 81.920.000,- Rp. 163.910.000,-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Uh, setoran ke 14 ini saya perlu waktu 2 bulan untuk mengumpulkan jumlah tersebut. Namun, pengalaman berharga yang saya alami adalah meningkatnya rasa dalam diri saya bahwa jumlah uang tersebut sangat mungkin dicapai. Agak berbeda dengan teknik yang saya pelajari sebelumnya yakni teknik Self Hypnosis yang tidak pernah saya capai, walau jumlah angka yang ingin saya capai sudah saya tanamkan atau internalisasi kedalam pikiran bawah sadar saya (subconcious). Teknik NLP GO DOUBLE ini lebih pas untuk saya karena selain meningkatkan jumlah uang yang terkumpul secara bertahap, juga sekaligus meningkatkan rasa dalam diri saya bahwa menjadi milyarder adalah mungkin sekali mencapainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;15. Rp. 163.840.000,- Rp. 327.670.000,-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;He..he.. setoran ke 15 ini akhirnya tercapai juga, walau mengumpulkan uangnya perlu 3 bulanan. Agak ngos-ngosan tapi rasa seru dan rasa gelora ingin mewujudkan jumlah Rp. 1 Milyar sangatlah dan makin kuat saja, sehingga dorongan rasa inilah yang akhirnya membuat jumlah tersebut tercapai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;16. Rp. 327.680.000,- Rp. 655.350.000,-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, semakin besar jumlah uang yang ingin saya kumpulkan membuat saya semakin kreatif dalam mengumpulkan uang. Ada saja ide yang muncul untuk mengumpulkan uang. Saya sangat berterima kasih pada Pak Wiwoho karena ide menabung menjadi Milyader ini membuat saya menjadi sangat kreatif. Uang yang saya kumpulkan tidak hanya dari penghasilan sebagai pembicara atau trainer. Oh ya, setoran ke 16 ini saya kumpulkan dalam waktu kurang lebih 4 bulan, ya cukup lama dan stres he..he.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;17. Rp. 655.360.000,- Rp. 1.310.710.000,-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda pasti bisa rasakan gelora dalam diri saya saat selangkah lagi menjadi Milyarder, luar biasa besarnya gelora tersebut. Sungguh tidak ada kata menyerah untuk mencapainya. Buat saya, yang paling penting adalah membuktikan bahwa cara atau metode ini benar dan akhirnya bisa berguna untuk orang banyak. Saya semakin seru mengumpulkan uang, benar-benar saya menjadi Magnet Uang. Apapun yang saya kerjakan akan jadi uang dan saya kumpulkan ke pundi-pundi khusus agar benar-benar mencapai jumlah Rp. 655.360.000,-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya tidaklah tertarik untuk menjadi kaya raya, karena hidup saya sangat sederhana. Sampai saat inipun baju yang saya miliki hanya 7 lembar, kalau saya dapat atau beli baju baru maka baju yang ada akan saya berikan kepada orang lain. Namun, gelora dalam diri saya untuk mencapai dan membuktikan cara atau metode ini yang sungguh sangat kuat. Saya ingin menginspirasi orang banyak bahwa berhemat, hidup prihatin lalu menabung adalah kunci menjadi kaya batin dan lahir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan segala upaya kreatif dan positip, akhirnya setoran ke 17 inipun tercapai dalam waktu sekitar 5-6 bulan. Jadi total waktu saya mencapai jumlah tabungan Rp. 1 milyar sekitar 2 tahun lebih, lebih lama dari program awal yakni 18 bulan. Namun, waktu bukanlah ukuran yang penting. Yang terpenting adalah RASA dalam diri saya bahwa hal ini mungkin sekali untuk diwujudkan. Anything is POSSIBLE if you really want to.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasa vibrasi positip dalam diri terus meningkat, maka gelora usaha untuk berkaryapun meningkat. Saat karya meningkat, maka hasilpun akan mengikuti. Begitu selanjutnya dan siklus ini akan semakin besar dan semakin besar. Lalu, siap untuk langkah selanjutnya yakni ke 18.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;18. Rp. 1.310.720.000,- Rp. 2.621.430.000,-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana hasilnya? Anda haruslah mencobanya dan rasakan sendiri, sungguh luar biasa seru deh!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitulah pengalaman saya dalam menerapkan apa yang Pak Wiwoho ajarkan kepada kami para muidnya yakni cara cepat yang sudah teruji untuk menjadi Milyarder. Sederhana, cepat dan teruji. Thanks Pak Wiwoho!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mindset kaya raya buat saya adalah "The more money I have, the more money I have to give"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Krishnamurti&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6957266804298879926-2816190620421541136?l=purnomoloa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://purnomoloa.blogspot.com/feeds/2816190620421541136/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6957266804298879926&amp;postID=2816190620421541136' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6957266804298879926/posts/default/2816190620421541136'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6957266804298879926/posts/default/2816190620421541136'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://purnomoloa.blogspot.com/2008/02/go-double-teknik-cepat-teruji-jadi.html' title='GO DOUBLE &quot;TEKNIK CEPAT &amp; TERUJI JADI MILYARDER&quot;'/><author><name>Purnomo Hadi</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6957266804298879926.post-6662637279140610852</id><published>2008-02-20T21:05:00.000-08:00</published><updated>2008-02-20T21:06:14.917-08:00</updated><title type='text'>Mental block hilang, UANG DATANG!</title><content type='html'>Halo semua,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diminta testimony nih sama Cece Ely. Oke deh, udah lama juga ga ada testimony yang DAHSYAT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalo testimony yang "kecil", saya barusan gabung sama MLM baru nih, terilhami, tiba-tiba pengen jalanin. Tiga minggu saya join jaringan saya sudah 35 orang. Besar omzet dan jaringannya naik terus tiap hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, testimony yang "besar"nya apa dong? Begini ceritanya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagian besar anggota milis sudah tahu bahwa saya agent asuransi di Prudential. Saya sudah kasih tahu belum ya alasan ikutan Supercamp? Yah, buat yang belum tahu. Sebelum ikutan Supercamp, saya pernah closing case 2M (miliar bukan M-BER) hanya SATU nasabah saja. Itu buat saya beroleh komisi nyaris seratus juta dan jalan-jalan gratis ke Malaysia dengan fasilitas kelas satu. Senang?LUAR BIASA senangnya!! Pengen lagi? PENGEN BANGET!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, kenapa setelah itu saya gak bersemangat ya? Kenapa saya kok kena penyakit malaisme abistis :p Baru mikir mo telpon nasabah atau prospek aja, udah jijay deh ane. HOW COME???WHAT ABOUT MY DREAM??? I WANT TO HAVE MUCH MONEY!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syukur saya punya satu karakter yang mendarah daging: selalu ingin maju dan menembus batasan diri sendiri. Maka, dimulailah petualangan mencari jalan keluar dari hal yang membelenggu saya ini. Ketemu buku BaMM. Ketemu deh Supercamp (saya sampe relain tablet PC yang saya beli 14 juta kejual cuma 5 juta demi ikutan Supercamp). Selesai? Belum...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak pulang dari Supercamp, ada yang lain pada diri seorang Momo. Dia bisa therapy diri sendiri sekarang hahaha...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mulai deh therapy demi therapy, mental block demi mental block diatasi. Sampai ketemu satu hal. Saya pernah bertanya kepada pikiran bawah sadar saya. Kenapa sih karir saya di Prudential mandek? Jawaban yang saya dapat:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;YOU DON'T LIKE THIS JOB!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;GUBRAKS! Gw ga suka profesi gw ini? Masa sih? Saya sempat ga percaya dan ga terima, wong saya menikmati komisi dan rewardnya kok. Saya merenung terus, dan akhirnya saya mengakui dengan jujur. Bahwa awalnya saya memilih menjadi seorang marketer adalah karena alasan yang sederhana: UANG. Meski saya tidak mencintai profesi seorang marketer (saya pengennya jadi trainer kayak Pak Adi dan Pak Ariesandi) dan sering saya menjalankan tuh harus dengan MEMAKSA diri saya, kan yang penting dapet duitnya, begitu pikir saya dulu. Ternyata jauh di dasar lubuk hati, saya sesungguhnya tidak suka kondisi ini. Seandainya ada pekerjaan yang NYAMAN, mudah dan enak di balik meja dengan hasil yang sama, pasti saya mau. Masalahnya itu? BELUM ADA :p hehehe...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, yang bisa saya lakukan adalah KOMPROMI. Saya akan tetap jalankan profesi saya untuk alasan uang dan uangnya akan berguna untuk mencapi tujuan hidup saya yang sesungguhnya. Oke? Lumayan deh :-) blockingnya rada kendur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;So, KEMARIN SORE, saya therapy lagi. Kali ini saya ketemu tembok yang menghalangi jalan saya di lorong menuju masa depan saya (waktu di Supercamp V, metode ini di sesi ke-2). Aneh, temboknya BOLONG. Gak ada halangan dong artinya untuk kesuksesan saya di Prudential. Cuma, kok jalanan di lorong di depan saya itu GELAP TOTAL, gak keliatan apa2.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;WOW! SERAM!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya, saya mengerti kenapa saya sulit maju lagi di Prudential. Ternyata ada nilai2 (value) dalam diri saya yang tidak sejalan dengan nilai2 yang dianut oleh para leader saya di Prudential dan juga dengan Prudentialnya sendiri. Terus, saya gak bisa jalan lagi dong? Enggak, tetap bisa, hanya saja, ada beberapa hal yang mesti disesuaikan, supaya saya bisa sukses di Prudential tapi tidak "menghancurkan" diri saya sendiri. Tidak ada masa depan untuk saya di Prudential jika saya tidak melakukan penyesuaian dalam beberapa hal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selesai therapy, saya pergi ke rumah nasabah saya. Akhirnya saya bisa juga untuk prospekin lagi. You know? Ya saya closing lagi, 2 MILIAR lagi ^_^ Besok isi SPAJ hehehe...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terima kasih Tuhan sudah pertemukan saya dengan Supercamp. Saya jadi bisa mengatasi halangan mental saya sendiri. Semakin hari, semakin tinggi level kesadaran dan juga kemakmuran saya hahaha ^_^&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MOMO ^^&lt;br /&gt;Enlightened For Goodness&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6957266804298879926-6662637279140610852?l=purnomoloa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://purnomoloa.blogspot.com/feeds/6662637279140610852/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6957266804298879926&amp;postID=6662637279140610852' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6957266804298879926/posts/default/6662637279140610852'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6957266804298879926/posts/default/6662637279140610852'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://purnomoloa.blogspot.com/2008/02/mental-block-hilang-uang-datang.html' title='Mental block hilang, UANG DATANG!'/><author><name>Purnomo Hadi</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6957266804298879926.post-2807954857242008998</id><published>2008-02-20T21:03:00.000-08:00</published><updated>2008-02-20T21:05:16.514-08:00</updated><title type='text'>ENERGY of MONEY</title><content type='html'>Daniel Kurniawan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baru-baru ini dunia pun heboh oleh buku “The Secret”.Intinya adalah ajakan untuk memahami bahwa alam semesta ini benar-benar kaya. Tinggal bagaimana caranya kita bisa menarik kekayaan tersebut dalam kehidupan kita? Saya pun mencoba mencari tahu apa sebenarnya arti kata kekayaan itu sendiri. Akhirnya saya bisa menemukannya dalam sebuah buku lama karangan Deepak Chopra. Judulnya The seven spriritual Laws Of Success. Kata kekayaan (affluence) berasal dari kata dasar ”affluere” yang artinya ”mengalir ke”. Kata affluence berarti “mengalir secara berlimpah”. Uang sesungguhnya suatu simbol energi kehidupan yang kita tukarkan dan energi kehidupan yang kita gunakan sebagai hasil jasa yang kita berikan kepada semesta. Kata lain uang (money) adalah “currency”, yang juga merefleksikan sifat aliran energi. Kata currency berasal dari bahasa Latin yaitu “currere” yang berarti “mengalir”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu, jika kita menghentikan sirkulasi uang dengan maksud menyimpannya serta menimbunnya. Maka energi yang ada dalam uang tersebut berhenti mengalir kepada kita. Karena uang adalah energi kehidupan. Supaya energi mengalir pada kita, kita harus tetap menjaganya terus bersirkulasi. Seperti sungai, uang harus dijaga agar terus mengalir. Bila tidak ia akan mulai berhenti, membeku sehingga mengganggu arus sirkulasi dan menyebabkan rusaknya struktur kehidupan kita sendiri. Sirkulasi harus diupayakan tetap hidup dan vital. Intinya adalah More You Give and More You Get.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana caranya supaya energi uang ini bisa mengalir terus dalam kehidupan kita?&lt;br /&gt;Periksa pakaian, sepatu, benda – benda atau barang-barang elektronik yang selama ini jarang anda gunakan. Kumpulkan dan berikan kepada orang-orang yang membutuhkan. Bila anda sudah melakukannya berarti anda sudah menciptakan satu aliran energi baru dalam kehidupan Anda. Ini yang disebut the vacuum law of prosperity. Mulai sekarang rajinlah untuk memeriksa benda-benda yang tidak anda gunakan lagi. Semakin sering anda melakukannya maka aliran energi ini akan semakin kuat. Inilah yang disebut dengan vibrasi. Semakin banyak vibrasi positif yang kita alirkan maka dia akan membuat gelombang energi positif yang semakin kuat pula. Sehingga anda jangan terkejut. Begitu aliran ini sudah berjalan dalam hidup anda, dia akan menarik apapun yang anda inginkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini ada satu resep sederhana yang saya pelajari dari teman saya. Dia bila ingin berpergian ke satu tempat. Selalu menyiapkan uang recehan 500, 1000 atau 5000 didalam kantongnya. Bahkan, dia pun sering mempunyai target. Harus menghabiskan uang recehan itu sebesar 5000 rupiah setiap harinya. Kepada siapa saja uang itu diberikannya? Ternyata uang tersebut dia bisa berikan kepada tukang parkir, tukang koran, pengemis atau kepada siapa saja yang membutuhkannya. Semua uang yang diberikannya tersebut, selalu didoakannya terlebih dahulu. Kita tidak tahu mungkin dengan uang yang sedikit tersebut bisa bermanfaat bagi orang-orang tertentu. Bisa untuk makan, bisa untuk beli beras. Atau untuk membeli susu bagi anaknya. Ya, teman saya ini benar sekali. Dia sudah mengajarkan kepada kita tentang prinsip memberi. Semakin banyak memberi maka secara tidak langsung kita sudah membuat satu aliran energi baru. Pada saat timbul hasrat untuk memberi. Berikan saja. Mempraktekkan hukum memberi sesungguhnya sangat mudah. Jika anda ingin kesenangan, berilah kesenangan. Jika anda ingin kasih sayang, berilah kasih sayang. Jika anda ingin kekayaan materi, bantulah orang lain bergelimang materi. Cara yang paling mudah untuk mendapatkan apa yang anda inginkan adalah dengan menolong orang lain mewujudkan apa yang mereka inginkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila anda sudah melakukan dua hal tersebut di atas. Tapi masih belum ada aliran energi yang membuat uang datang kepada Anda. Hal ini disebabkan diri anda sendiri yang menjadi penghambatnya. Dengan cara mempratekkan forgiveness atau memberikan maaf secara tulus. Maka energi-energi negatif itu bisa hilang. Berikanlah permohonan maaf yang tulus kepada orang yang pernah membuat anda benci, marah. Walaupun terasa sangat sakit. Lakukan hal itu sehingga membuat diri Anda merasa nyaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingat begitu anda sudah let’s go ( sudah membiarkan itu pergi dan melepaskannya ). Anda otomatis mempunyai kekuatan yang lebih besar untuk menarik uang/kekayaan.&lt;br /&gt;Posted by Purnomo Hadi at 1:38 AM 0 comments&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6957266804298879926-2807954857242008998?l=purnomoloa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://purnomoloa.blogspot.com/feeds/2807954857242008998/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6957266804298879926&amp;postID=2807954857242008998' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6957266804298879926/posts/default/2807954857242008998'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6957266804298879926/posts/default/2807954857242008998'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://purnomoloa.blogspot.com/2008/02/energy-of-money.html' title='ENERGY of MONEY'/><author><name>Purnomo Hadi</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6957266804298879926.post-8922198374777250318</id><published>2008-02-20T21:02:00.000-08:00</published><updated>2008-02-20T21:03:22.738-08:00</updated><title type='text'>Bagaimana Tidak Fokus ke UANG kalau untuk hidup saja susah? (5)</title><content type='html'>Saya hanya ingin sedikit berbagi cerita saja karena bu elly dan mas momo dah&lt;br /&gt;banyak memberikan jawaban berkaitan dengan email Bapak. Walaupun sebenarnya saya&lt;br /&gt;ingin berbagi cerita ini kepada rekan rekan dimilis ini NANTI ketika semua "tantangan&lt;br /&gt;jangka pendek" saya sudah terpenuhi, tapi tidak mengapalah setelah saya pikir2 toh asyik juga&lt;br /&gt;kalau saya tulis sekarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kilas balik kebelakang saya dan istri serta rekan2 sekantor (kita ber-4) adalah peserta&lt;br /&gt;SC 8 di Salatiga, mungkin kami termasuk peserta yang jauh karena kita berasal dari Banjarmasin.&lt;br /&gt;Sebelum seminar dimulai, kami peserta seminar diminta mengisi semacam kuisioner, termasuk&lt;br /&gt;didalamnya target keuangan yang dinginkan, saya menuliskan target keuangan pendek dan jangka&lt;br /&gt;menengah, jangka panjang belum saya isi karena saya tidak mendapatkan feel yang pas&lt;br /&gt;sehingga tidak saya teruskan dulu (Jadi PR saya).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Target jangka pendek saya dalam hal keuangan adalah "PUNYA TABUNGAN 100 JUTA PALING&lt;br /&gt;LAMBAT AKHIR TAHUN 2007 DAN HUTANG2 SAYA LUNAS SEMUANYA", trus saya kasih&lt;br /&gt;catatan kecil "kalau tercapai, kita ingin jalan2 ke-bali akhir tahun he he he" istri saya bilang&lt;br /&gt;"enaknya jalan2 ke bromo tuh" trus kita ketawa2 geli saja.. soalnya memang kenyataannya saat&lt;br /&gt;itu kita punya tabungan setengahnya saja nggak ada. Kalau dijumlahkan dengan hutangnya saya&lt;br /&gt;wah mungkin sudah pas 100 jt kali. hahaha&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Target itu saya perlihatkan dengan rekan saya (sambil senyum lebar nggak percaya diri),&lt;br /&gt;biar dia juga liat nggak apa2 toh saya pikir sharing sesuatu yang kita belum punya,&lt;br /&gt;teman saya yang meralat target saya sehingga bunyinya menjadi :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PUNYA TABUNGAN MINIMAL 100 JUTA ATAU LEBIH&lt;br /&gt;PALING LAMBAT AKHIR TAHUN 2007 DAN HUTANG2 SAYA LUNAS SEMUANYA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedengarannya jauh lebih baik. Dan jadilah itu target keuangan jangka pendek saya.&lt;br /&gt;Selama SC, saya dan beberapa rekan yang lain (semeja) mungkin termasuk dalam kelompok&lt;br /&gt;yang susah untuk tersugesti (Tipe A), walaupun dalam penilaian yang diberikan oleh Pak Aries saya&lt;br /&gt;justru masuk Tipe B (bisa disugesti tanpa alasan), sehingga kebanyakan saya hanya "blank" saja&lt;br /&gt;dalam beberapa sesi terapi (biasanya kita selalu bandingkan kiri kanan rekan2 semeja), "gimana tadi&lt;br /&gt;rasanya pak ?" - teman yang dari jawa jawabnya "nggak ono opo2", waduh untung ngerti dikit&lt;br /&gt;"ketemu mental bloknya pak ?"&lt;br /&gt;"gelap eui" he he he&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun dalam SC saya diajarkan bahwa banyak hal sederhana seperti bagaimana perasaan&lt;br /&gt;bahagia dan syukur sebenarnya HARUSNYA mudah dan milik kita semua apabila kita bisa merubah&lt;br /&gt;cara dan sudut pandang kita terhadap sesuatu (baca : keyakinan kita). Dalam NLP kita menyebutnya&lt;br /&gt;reframing (membingkai kembali). Seandainya saya bisa menggambarkan bahwa saat itu perasaan&lt;br /&gt;bersyukur dan bahagianya saya sangat dalam sekali karena mendapat pencerahan makna bahagia&lt;br /&gt;dan syukur yang kadang2 kita sendiri yang mempersulitnya hadir dalam kehidupan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apalagi saya memang memiliki latar belakang kehidupan yang tidak mudah,&lt;br /&gt;sejak usia +/- 15 tahun saya sudah yatim dan miskin kasih sayang dari keluarga namun keadaan&lt;br /&gt;memaksa harus mandiri sepenuhnya;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah dari SC Salatiga, kami kembali ke Jogjakarta malam itu juga, kita menginap semalam disana&lt;br /&gt;sebelum saya dan rekan2 kembali ke banjarmasin transit melalui surabaya, istri akan pulang ke Jakarta&lt;br /&gt;karena ingin kangen2an dengan orang tuanya; Malam di Jogjakarta sebelum pulang, saya jalan2 dengan&lt;br /&gt;istri, ngobrol soal soal target jangka pendek yang saya ceritakan sebelumnya. "Kayaknya enak ya&lt;br /&gt;kalau kita tahun ini dah punya tabungan begitu","Menghayal kaleeee.... Aminnn" ujar istri saya,&lt;br /&gt;yang jelas kita banyak perasaan gelinya, ketawa2 kayak orang miring dikit, saya nggak tau apakah&lt;br /&gt;geli juga merupakan golongan perasaan yang enak ? he he&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembali ke Banjarmasin, mulailah "kebetulan" yang banyak terjadi, dalam seminggu itu banyak&lt;br /&gt;sekali "kebetulan" yang terjadi, Teman yang pinjam uang dari dan saya anggap dah hilang/gak mungkin bayar&lt;br /&gt;tiba tiba menghubungi dan membayar lunas hutangnya plus saya dipaksa menerima tambahan dari dia,&lt;br /&gt;dia bilang imbalan terima kasih, Kemudian ada teman ngasih kerjaan order komputer, dapat uang lagi,&lt;br /&gt;"kebetulan" ada teman minta buatkan program komputer (tailor software) eh dapat uang lagi,&lt;br /&gt;dapat sedikit tambahan dari kantor - uang lagi, relasi tiba2 aja minta nomor rekening, dapat&lt;br /&gt;uang lagi. Sumber2 yang diluar dugaan justru banyak memberikan permasukan. Saya sendiri mulai dari&lt;br /&gt;perasaan geli tidak percaya, sampai jadi terheran heran sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seminggu kemudian istri saya pulang dari Jakarta, katanya juga mau nabung, keuangan kami memang dipegang&lt;br /&gt;istri, dia terheran heran melihat saldo buku tabungan kami ketika di print, saldo saat itu hanya kurang dari&lt;br /&gt;2 juta lagi dah tercapai 100 jt. Saya sendiri heran, kalau Target Jangka Pendek saya bisa tercapai secepat itu.&lt;br /&gt;Bahkan Tahun 2007 masih ada 5 bulan lagi, saya menghitung secara rasional mungkin bisa, namun hasilnya&lt;br /&gt;justru tidak logis seperti halnya "kebetulan kebetulan" yang saya alami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah focus saya uang? saya tidak mengatakan TIDAK, tapi ada aspek terpenting yang saya dahulukan&lt;br /&gt;dari focus seperti Uang, Kesejahteraan, Kelimpahan, Kesehatan dll... yaitu saya sekarang bisa ber-SYUKUR dulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maksudnya saya tidak focus ketujuan KEMUDIAN baru merasa enak dan nyaman. Tapi saya merasa enak&lt;br /&gt;dan nyaman dulu karena bersyukur dan bahagia, uang hanyalah apa yang ada dibalik target; walaupun sepintas&lt;br /&gt;saya memang focus ke Uang/niat mendapatkan uang, tapi sebenarnya saya lebih banyak memikirkan&lt;br /&gt;kesenangan apabila benar2 akhir tahun nanti saya bisa mandi dipantai kuta bali ha ha ha...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan cara yang paling mudah untuk merasa enak dan nyaman, saya bersyukur dan berbahagia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai seorang muslim, saya diajarkan untuk selalu bersyukur, dan sesuai Firman Allah, "Apabila Kamu Bersyukur,&lt;br /&gt;Niscaya akan Aku Tambahkan Nikmat Padamu", namun terkadang kita tidak bisa bersyukur dengan Tulus dan&lt;br /&gt;Jujur, karena kita lebih menomorsatukan Keinginan, sehingga energi kita justru habis oleh hasrat keinginan (Desire)&lt;br /&gt;dan kita diperbudak oleh keinginan itu. (Bisa dilihat di level energi pada buku BaMM).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga sedikit cerita saya bisa berguna bagi kita semua.-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Halo Halo.. Hai Hai... Bagaimana Rasanya ... "UENAKKK TENANNN"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam&lt;br /&gt;Henry&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6957266804298879926-8922198374777250318?l=purnomoloa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://purnomoloa.blogspot.com/feeds/8922198374777250318/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6957266804298879926&amp;postID=8922198374777250318' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6957266804298879926/posts/default/8922198374777250318'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6957266804298879926/posts/default/8922198374777250318'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://purnomoloa.blogspot.com/2008/02/bagaimana-tidak-fokus-ke-uang-kalau_5494.html' title='Bagaimana Tidak Fokus ke UANG kalau untuk hidup saja susah? (5)'/><author><name>Purnomo Hadi</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6957266804298879926.post-5621453038141670568</id><published>2008-02-20T20:58:00.000-08:00</published><updated>2008-02-20T21:00:24.426-08:00</updated><title type='text'>Bagaimana Tidak Fokus ke UANG kalau untuk hidup saja susah? (4)</title><content type='html'>KUDENGAR.... namaku disebut-sebut. ...(nyanyi dengan nada yang sama kayak lagu "Namaku Disebut")&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oke, thanks banget buat Ceceku, Bu Ely Susanti yang baik hati dan selalu siap menjawab pertanyaan semua orang (padahal lagi sibuk dan pusing soal urusan jadwal kan hehehe...)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang saya akan menjawab berdasarkan persepsi saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Uang BUKAN segalanya TAPI (hampir) segalanya BUTUH uang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernyataan ini pertama kali saya dengar dari Agnes Mokawin (saudara kembarnya Agnes Monikah). Apakah pernyataan ini benar? Bisa YA bisa TIDAK, tergantung dari persepsi masing-masing. Masalahnya, saya believe pada pernyataan yang satu ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah saya FOKUS pada uang? Hmmm....coba baca ulang deh afirmasi saya: Semakin hari saya semakin berkelimpahan, uang berlomba-lomba memasuki kantong saya dari berbagai sumber dengan cepat, mudah dan dahsyat!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau disimak baik-baik, saya malah sama sekali ga fokus sama uang. Lah iya dong, wong saya maunya uang yang lomba-lombaan masuk ke kantong saya, saya maunya dengan cepat, mudah dan dahsyat lagi. Artinya: saya ini maunya hidup tuh asik, bisa punya banyak waktu untuk baca buku, bisa punya banyak waktu untuk tidur, bisa punya banyak waktu ketemu teman-teman, pelayanan. Kalo diperhatikan penjelasan saya, tanpa sadar saya banyak mengetik kata yang satu ini: WAKTU. Kenapa saya mau uang BANYAK menghampiri saya? Karena berdasarkan persepsi saya, dengan punya banyak uang secara cepat, mudah dan dahsyat dengan hanya perlu sediakan waktu yang optimal saja untuk menjaring uang ini (bahasa Arabnya: KERJA). Sisa waktu saya yang banyak itu bisa untuk belajar, bermain, terapi (baik diri sendiri mau pun orang lain) dan untuk menikmati hidup ini, melakukan hal yang saya sukai. Dan afirmasi saya bukan TUJUAN hidup saya, tetapi fokus KEINGINAN saya SAAT ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah paham toh? Tujuan hidup saya sama sekali berbeda dengan afirmasi atau fokus saya. Tetapi, benar sekali kata Ce Ely, saya sangat menikmati proses mencapai tujuan hidup ini. Tujuan hidup adalah perjalanan seumur hidup dan merupakan pengabdian sampai saya kembali ke pelukan semesta (bahasa gaulnya: KOIT alias is dead). Untuk itu saya menarik garis ke masa sekarang dan buat target kecil-kecilan sampe paling dekat 31 Desember 2007 ini. Apa target saya? FINANCIAL FREEDOM. Jadi, dengan cara apa saya bisa mencapai target saya? Kudu banyak duit dong ^O^ Makanya afirmasi saya jadi begitu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Uang penting? PENTING BANGET! Fokus pada uang boleh? BOLEH banget!! Terikat pada uang boleh? Sangat TIDAK boleh banget!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Uang bagi saya cuma sebuah TOOLS/sarana mencapai tujuan hidup saya dengan lebih mudah dan cepat. Kalau ga butuh uang, ga usah punya juga ga papa. Karena saat ini masih butuh banget, oh, mau dong dapet banyak dengan cepat dan mudah ;-)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MOMO ^^&lt;br /&gt;Semakin hari saya semakin berkelimpahan, uang berlomba-lomba memasuki kantong saya dari berbagai sumber dengan cepat, mudah dan dahsyat!!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6957266804298879926-5621453038141670568?l=purnomoloa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://purnomoloa.blogspot.com/feeds/5621453038141670568/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6957266804298879926&amp;postID=5621453038141670568' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6957266804298879926/posts/default/5621453038141670568'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6957266804298879926/posts/default/5621453038141670568'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://purnomoloa.blogspot.com/2008/02/bagaimana-tidak-fokus-ke-uang-kalau_1714.html' title='Bagaimana Tidak Fokus ke UANG kalau untuk hidup saja susah? (4)'/><author><name>Purnomo Hadi</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6957266804298879926.post-1695099537668092510</id><published>2008-02-20T20:55:00.000-08:00</published><updated>2008-02-20T20:57:36.937-08:00</updated><title type='text'>Bagaimana Tidak Fokus ke UANG kalau untuk hidup saja susah? (3)</title><content type='html'>Hallo Purnomo..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Good Question..:)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Purnomo udah ikutan SC??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kalau udah ikut pasti tahu doong jawabnya kenapa milist ini namanya money magnet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan apa yang diajarkan bukan soal teknis bagaimana menghasilkan uang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi lebih pada pengembangan diri, spiritual dan clear dari mental blok yang ujung2 nya uang akan mudah didapatkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan dalam proses itu pun salah satu jalannya adalah bersyukur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Soal target dan tujuan mau uang berapa tetap penting.Yang saya maksud dalam proses...fokusnya jangan ke uang melulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu kondisinya misal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya target hari ini dapat 1 juta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sampai hari berakhir...dapat cuman 500rb..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau fokusnya keuang saja...bisa bisa yang terjadi keluhan,kekecewaan, rasa kesal,dll&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau mau lebih terbukan..bisa dilihat dari memang uang dapat 500rb, tetapi hari ini saya belajar bagaimana rasa ditolak dan mengatasi kemarahan, bagaimana saya belajar bersyukur masih bisa dapat 500rb di banding pengemis di jalan yang untuk makan saja susah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usaha..tetep usaha yang terbaik...hasil. .apapun kita syukurin..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;itu maksud saya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Soal afirmasi Momo..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena kondisi saat ini dia memang lagi prioritasnya uang,,maka dia buat afirmasi itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi di dalam prkateknya saya tahu..dia menikamti semua proses..bersyukur atas semua yang terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi maksud saya fokus ke uang itu adalah fokus ke hasil yang selalu dinilai dengan uang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan itu adalah hak setiap pribadi :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan akan sangat jelas nanti setelah Bapak ikutan Super Camp..Bapak akan mengerti apa yang saya maksud :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Membuat kondisi keuangan yang ideal itu juga benar..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tujuannya adalah untuk mengetahui sebenarnya apa yang kita inginkan..apa impian kita, apa tujuan hidup kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Soal isi dengan kondisi keuangan ideal yang nyaman di hati....setelah tahu tujuannya ..untuk bisa mendapatkannya dengan 'mudah' memang harus nyaman di'hati' yang berarti bebas dari mental blok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;adalah sah sah saja orang mau uang berapa saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan itu adalah pilihan dan hak setiap pribadi...bukankah memang sifat manusia tidak pernah puas?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tulisan saya sebelumnya saya tujukan sebagai penyeimbang agar kita mengingat tidak semuanya bisa di nilai dengan uang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setuju! milist ini memang bertujuan untuk kita sharing menjadi magnet uang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi bukan menjadikan kita mengukur segala galanya dengan uang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Uang akan datang saat kita punya impian&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Uang akan datang saat kita bisa bebas dari mental blok&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Uang akan datang saat kita pasrah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Uang akan datang saat kita Bersyukur&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan di dukung oleh Doa..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan itulah tujuan milist ini...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sharing tentang impian&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kita saling mendukung dan belajar untuk bisa bebas dari mental blok&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita saling sharing untuk bisa pasrah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kita saling mengingatkan untuk selalu bersyukur&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan kita saling men-doa kan untuk sama2 sukses..:)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya yakin saat kita semua bisa menjalankan lima langkah diatas dengan benar...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bapak akan mengerti apa yang saya maksudkan :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah kalau tujuan kita gabung milist ini untuk mendapatkan uang 100 juta dalam 5 bulan..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;trus setelah 5 bulan belum dapat kita akan menyesali sudah buang2 waktu dengan milist ini tapi kok 5 bulan ngga dapat tuh 100 jutanya??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;apakah pengembangan diri yang terjadi, spiritualitas yang meningkat,teman2 yang bertambah, sahabat dan sharing serta pencerahan, informasi yang mendukung... . itu semua akan selalu menghasilkan uang dan harus di hitung hitung dengan uang?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah maksud saya dengan fokus ke uang..tidak semua bisa di hitung2 dengan uang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga dengan demikian semua bisa jadi magnet uang. :) dengan menikmati setiap prosesnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi saya..mungkin setelah ikut SC..tidak ada booming keuangan yang dahsyat seperti beberapa teman di sini..tetapi apa yang saya rasakan..bagaimana saya tahu spiritualitas saya bisa lebih baik...bagaimana saya bisa me manage emosi dengan baik dan bagaimana efek perubahan yang terjadi pada saya membawa dampak yang luar biasa dalam hubungan pernikahan saya dan keluarga..itu tidak dapat di nilai oleh uang...kalau saya fokus pada uangnya..mungkin saya akn kecewa dengan ikut SC..karena secara nominal 'cash' tidak ada yang luar biasa..tetapi apa yang saya dapat lebih dari 10 M atau bahkan saya mau membayar kebahagiaan ini dengan harga berapa pun :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga berguna..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;salam,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ely&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6957266804298879926-1695099537668092510?l=purnomoloa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://purnomoloa.blogspot.com/feeds/1695099537668092510/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6957266804298879926&amp;postID=1695099537668092510' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6957266804298879926/posts/default/1695099537668092510'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6957266804298879926/posts/default/1695099537668092510'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://purnomoloa.blogspot.com/2008/02/bagaimana-tidak-fokus-ke-uang-kalau_25.html' title='Bagaimana Tidak Fokus ke UANG kalau untuk hidup saja susah? (3)'/><author><name>Purnomo Hadi</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6957266804298879926.post-5105340192502351861</id><published>2008-02-20T20:36:00.001-08:00</published><updated>2008-02-20T20:36:33.760-08:00</updated><title type='text'>Bagaimana Tidak Fokus ke UANG kalau untuk hidup saja susah? (2)</title><content type='html'>Ibu Ely,&lt;br /&gt;Salah nggak kalau kita tetap fokus ke uang, seperti nama milis ini "Money Magnet"&lt;br /&gt;Seperti yang diajarkan di buku Becoming Money Magnetnya Pak Adi, Law off Attractionnya&lt;br /&gt;Michael J. Losier dan afirmasinya Mas Momo "Semakin hari saya semakin berkelimpahan, uang berlomba-lomba memasuki kantong saya dari berbagai sumber dengan cepat, mudah dan dahsyat!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Trus di buku BMM dan Law off Attraction dituliskan juga bagaimana fokus ke uang dengan cara&lt;br /&gt;membuat "pernyataan hasrat" atau outcome statement mengenai " KONDISI KEUANGAN IDEAL" yang isinya dimulai dengan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Membuat lis kondisi keuangan yang yang tidak diinginkan&lt;br /&gt;- Membuat lis kontras yaitu kondisi keuangan yang diinginkan&lt;br /&gt;- Membuat pernyataan hasrat atau outcome statement&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan isi pernyataan hasrat selalu dimulai dengan kalimat yang menimbulkan "hati merasa enak"&lt;br /&gt;dengan kondisi keuangan yang ideal , dan ini adalah jelas fokus ke uang dengan hati yang enak, perasaan yang enak (feel good)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau di postingan Ibu Ely uang bukan prioritas utama, bagaimana pendapat Ibu Ely tentang&lt;br /&gt;- Konsistensi milis ini adalah money magnet (bagaimana kita menjadi money magnet)&lt;br /&gt;- Ajaran Pak Adi di buku "Becoming Money Magnet" dan isi di buku Machael J Losier ttg kondisi keuangan yang ideal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikianlah, mohon tanggapan Ibu Ely dan teman - teman semua.&lt;br /&gt;Terima kasih&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Purnomo&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6957266804298879926-5105340192502351861?l=purnomoloa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://purnomoloa.blogspot.com/feeds/5105340192502351861/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6957266804298879926&amp;postID=5105340192502351861' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6957266804298879926/posts/default/5105340192502351861'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6957266804298879926/posts/default/5105340192502351861'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://purnomoloa.blogspot.com/2008/02/bagaimana-tidak-fokus-ke-uang-kalau_20.html' title='Bagaimana Tidak Fokus ke UANG kalau untuk hidup saja susah? (2)'/><author><name>Purnomo Hadi</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6957266804298879926.post-4842064383129631423</id><published>2008-02-20T20:34:00.000-08:00</published><updated>2008-02-20T20:35:18.141-08:00</updated><title type='text'>Bagaimana Tidak Fokus ke UANG kalau untuk hidup saja susah? (1)</title><content type='html'>Beberapa kali saya mendapat pertanyaan di atas dari peserta Super Camp.&lt;br /&gt;Setelah mereka mendapatkan jawaban dari pertanyaan sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaan sebelumnya 'apa yang bu Ely dapatkan setelah ikut SC?' dan biasanya di tanyakan pada hari pertama :)&lt;br /&gt;Saya selalu menjawab..kalau mau tanya soal keuangan, jujur tidak ada peningkatan yang luar biasa..meningkat dengan pasti dan kosisten.. iya! dan setiap kesempatan selalu datang dengan mudah.&lt;br /&gt;Karena saat dibuat Prioritas, memang Uang bukan prioritas pertama..walau semua butuh uang.&lt;br /&gt;Yang paling saya sukai adalah peningkatan spiritual saya dan saya tahu bagaimana saya menjalani hidup.Dan saya bisa bahagia kapan saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rupanya jawaban saya uang bukan prioritas utama jadi pertanyaan berikutnya.&lt;br /&gt;Iya kalau bu Ely, kalau kita-kita yang memang secara financial cukup untuk hidup. Nah untuk orang2 yang untuk hidup aja susah bagaimana mereka tidak akan fokus ke uang? bagaimana mereka bisa mengerti kebahagiaan?&lt;br /&gt;BISA! jawab saya..nanti akan di tunjukkan oleh Pak Adi film yang bagus. (maksuh saya film tukang becak itu)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maksudnya tidak fokus ke uang adalah bukan berarti kita tidak mencari uang, bukan berarti kita tidak berusaha mendapatkan uang, dan bukan berarti kita sok suci tidak membutuhkan uang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi kita minikmati setiap proses dalam mendapatkan uang tersebut. Kita mensyukuri apa yang kita punya dan apa yang bisa kita lakukan.Kita berterimakasih atas setiap kesempatan bahwa kita masih bisa berusaha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan...yang perlu diingat..masih ada hal2 yang sebenarnya kita perjuangakan atas nama uang.&lt;br /&gt;Untuk yang berkeluarga pasti mencari uang demi keluarganya&lt;br /&gt;Untuk yang belum mencari uang untuk diri sendiri agar hidup enak dan nyaman dan bisa melakukan hobby.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau susah payah mengejar uang..saat sudah kaya raya..keluarga jadi berantakan karena waktu proses mengejar uang, keluarga tidak mendapatkan waktu sama sekali..so.. akhirnya uangnya buat siapa?apakah tujuan tercapai?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau untuk dirisendiri. .susah payah akhirnya dapat juga uangnya, jadi kaya raya..saat itu kesehatan sudah hancur karena terlalu di forsir,tidak pernah olahraga dan pola makan yang tidak sehat. Akhirnya apakah tujuan tercapai?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;So..nikmati setiap proses hidup.&lt;br /&gt;Jaga pikiran dan hati untuk selalu tenang dan bersyukur.&lt;br /&gt;Kalau masih susah mau bersyukur... tulis di milis ini kenapa kok tidak bisa bersyukur (hehehehe akan banyak yang memberitahu apa yang bisa di syukurin) Termasuk email dari Henry Mansyah dan ingat2 film yang di putar pas SC ttg tukang becak yang begitu iklas menerima hidupnya dan menikmati setiap proses hidup dan peranannya dalam hidup ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat beraktivitas! !&lt;br /&gt;Semoga berguna..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam penuh syukur.&lt;br /&gt;Ely&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6957266804298879926-4842064383129631423?l=purnomoloa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://purnomoloa.blogspot.com/feeds/4842064383129631423/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6957266804298879926&amp;postID=4842064383129631423' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6957266804298879926/posts/default/4842064383129631423'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6957266804298879926/posts/default/4842064383129631423'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://purnomoloa.blogspot.com/2008/02/bagaimana-tidak-fokus-ke-uang-kalau.html' title='Bagaimana Tidak Fokus ke UANG kalau untuk hidup saja susah? (1)'/><author><name>Purnomo Hadi</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6957266804298879926.post-6912374756264632054</id><published>2008-02-20T20:29:00.001-08:00</published><updated>2008-02-20T20:29:38.059-08:00</updated><title type='text'>WRONG MIND SET FOR MONEY (seri-1)</title><content type='html'>Kebebasan Finansial adalah salah satu aspek di dalam kehidupan yang menjadi obsesi bagi semua orang, disamping aspek-apsek kehidupan lainnya. Semua orang membutuhkan uang untuk dapat merealisasikan apa yang menjadi keinginan dan harapan-harapannya. Begitu pentingnya uang sehingga hampir semua daya dan upaya manusia di dunia ini terfokus pada bagaimana mendapatkan uang. Karyawan akan berkarir dan bekerja dengan sebaik-baiknya penuh dengan kedisiplinan dan kreatifitas untuk meningkatkan pangkat yang pada akhirnya bertujuan untuk memperoleh sejumlah pendapatan atau uang yang semakin meningkat demi mencukupi kebutuhan hidupnya. Demikian juga dengan para pedagang yang yang harus melakukan transaksi jual beli demi memperoleh keuntungan atau laba dan tentunya uang juga salah satu tujuannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedemikian pentingnya arti dan nilai uang sehingga semua orang selalu berusaha mengejar uang demi merealisasikan keinginannya. Namun demikian penghasilan atau uang yang diterima oleh setiap orang tidak sama, walaupun terkadang upaya yang dilakukan sudah sama atau bahkan lebih satu dari yang lainnya. Kebanyakan dari kita menyebutnya sebagai “rejeki” yang sudah dijatahkan oleh Sang Pencipta dan Pemberi Rejeki kepada umatnya. Seringkali dan mungkin kebanyakan dari kita melihat bahwa ada unsur keberuntungan yang menyebabkan di satu orang memperoleh keberlimpahan materi dan orang yang lain hidup dalam kondisi pas-pasan atau bahkan dalam keadaan serba kekurangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang-orang dalam kondisi terpuruk seringkali menyalahkan uang sebagai bencana dan sumber kerusakan di muka bumi ini. Hal ini seringkali kita dengar atau bahkan diri kita sendiri juga merasakan hal yang demikian. Pikiran dan mind set kita atau bisa dikatakan sebagai keyakinan di dalam diri kita sangat dipengaruhi oleh kebiasaan dan cara pandang komunitas di sekitar kita. Tidak ada yang salah di setiap pandangan seseorang atau komunitas, namun harus diwaspadai bahwa cara pandang yang diyakini bersama dan menjadi kebiasaan bahkan keyakinan hidup bisa menhambat tujuan yang ingin diraih. Karena keyakinan atau mind set ini telah tersimpan di dalam pikiran bawah sadar kita. Pikiran bawah sadar adalah bagian dari pikiran manusia yang menguasai dan menggerakkan resources diri kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang-orang di lingkungan keluarga sukses akan berbeda dalam memandang uang. Uang dianggap sebagai alat untuk merealisasikan harapan dan meraih kesuksesan yang lebih tinggi lagi. Komunitas mereka jarang sekali melihat uang dari sudut pandang yang negatif, uang bukanlah sumber bencana tapi uang harus selalu diupayakan untuk diraih demi memperoleh kebahagian dan kesuksesan yang dicita-citakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbeda lagi bagi orang-orang dalam komunitas spiritual, seperti pendeta, bante, ustadz mereka tidak menganggap uang lagi sebagai kebahagiaan yang hakiki. Hidup sederhana lebih menjadi keyakinan diri mereka untuk meraih kebahagiaan. Sekali lagi cara pandang terhadap uang tidak ada yang salah dan semua benar apalagi sudah menjadi keyakinan di dalam diri seseorang. Namun demikian mayoritas manusia sangat tergantung dan terobsesi pada uang. Hampir sebagian besar orang selalu mengukur keberhasilan dan kesuksesan dari sisi materi, karena memang sisi materi adalah hal yang mudah diukur. Kebahagiaan adalah menyangkut rasa dan oleh kebanyakan orang susah sekali bisa diukur dan dilihat secara fisik, sehingga materi adalah suatu parameter yang terlihat secara fisik sebagai tand keberhasilan bagi seseorang. Materi ini tentunya secara nominal juga diukur dari uang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu apa hubungannya dengan cara pandang dan keyakinan diri kita terhadap uang dengan kesuksesan kita dalam menghadirkan uang di pundi-pundi ukuran kesuksesan kita. Banyak orang yang mengharap untuk memperoleh uang dengan segala daya dan upaya kerja keras, kerja cerdas namun tetap hanya mendapatkan uang pas-pasan dan jarang bisa memperoleh kelebihan uang. Hal ini bukanlah disebabkan oleh berbedanya keberuntungan setiap orang, karena sesungguhnya keberuntungan bisa kita ciptakan. Bagaimana menciptakannya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahap awal adalah dengan menguji terlebih dahulu keyakinan mind set kita terhadap uang. Apakah anggapan di dalam sanubari terdalam anda terhadap uang. Mengapa hal ini harus dilakukan terlebih dahulu? Jawabnya adalah karena jika mind set dan keyakinan kita terhadap uang belum sesuai dengan tujuan, keinginan dan harapan dalam mendapatkan uang maka terjadi ketidak selarasan antara pikiran bawah sadar dan pikiran sadar kita. Jika ketidak selarasan terjadi maka akan ada sabotase oleh pikiran bawah sadar terhadap keinginan mendapatkan uang sehingga akibatnya adalah ketidakberhasilan mendapatkan materi yang diinginkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya tidak mengulas dan ingin merubah pandangan anda mengenai uang, namun bagi anda pembaca yang ingin menarik uang dan menjadikan diri anda menjadi magnet terhadap uang merubah mind set dan keyakinan diri anda terhadap uang yang telah terbentuk sejak masa kanak-kanak anda harus segera and ubah sebelum anda melangkah lebih jauh dan tanpa menghasilkan apa yang anda harapkan. Seringkali manusia frustasi kepada keadaan dirinya yang tidak mampu untuk keluar dari hidup pas-pasan, dari kemiskinan, dari karir yang stagnan dan sebagainya. Rasa frustasi itu seringkali dilarikan dengan melakukan proses penghiburan diri dengan mengalihkan rasa frustasinya dengan melihat dan menganggap orang yang berhasil atau sukses dari dirinya secara materi adalah orang-orang yang sukses dengan mengambil jalan pintas dengan korupsi misalnya atau menganggap orang yang sukses itu bekerja dengan cara yang tidak halal. Ini adalah hal yang sangat manusiawi, mengapa? Pada dasarnya manusia tidak suka dengan kompetisi, mereka lebih suka berkutat di dalam zone kenyamanan dirinya. Manusia lebih menyukai disaat dirinya saat orang lain memiliki dan merasakan keadaan yang sama dengan dirinya. Sebagai contoh saat di Porong terjadi kemacetan yang luar biasa karena Jebolnya tanggul di seputar semburan Lapindo kita bisa lihat bagaimana sesama sopir bisa dengan tenang saling menyapa tanpa umpatan yang keluar dari mulutnya, hal ini berbeda dengan saat jalan lancar dimana orang saling berkompetisi untuk saling mendahului, sering kita dengar kata-kata cacian, umpatan baik yang keluar dari mulut secara ekstrem atau hanya dalam bentuk kedongkolan di dalam hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh yang lain disaat tetangga kita misalnya dalam keadaan biasa-biasa saja tanpa terlihat aktivitas penambahan materi secara fisik biasanya fokus pikiran seseorang juga biasa-biasanya saja. Namun disaat ada tetangga yang membeli mobil baru misalnya seringkali seseorang menjadi iri, cemburu dan seringkali menggunjingkannya dengan mencari-cari hal yang negatif pada tetangganya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang seringkali tidak siap dengan kompetisi. Lalu bagaimana kompetisi yang sehat itu? Kompetisi yang sehat adalah kompetisi di dalam pencapaian diri sendiri dan janganlah merasa berkompetisi dengan orang lain. Jika orang lain memperoleh kebahagiaan maka pikiran dan perasaan kita harus bergetar positif dengan melihat kondisi eksisting di diri kita dan menggetarkan perasaan positif seakan-akan kitalah yang memperoleh kebahagiaan seperti yang diperoleh orang lain. Dengan demikian terjadi programming semangat di dalam pikiran bawah sadar kita untuk pada akhirnya mengejar kebahagiaan yang kita harapkan. Hal ini berbeda jika seseorang menanggapi kebahagiaan orang lain dengan menganggap adanya kompetisi dengan orang tersebut yang akhirnya memunculkan rasa iri, cemburu, merasa kurang mampu dan seterusnya yang semakin membuat keyakinan diri dan mind set semakin terprogram oleh persepsi negatif atas kebahagiaan orang lain dan tentunya menganggap dan mempersepsikan hal yang negatif dari uang sebagai salah satu sumber pemberi kebahagiaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bersambung ...................&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6957266804298879926-6912374756264632054?l=purnomoloa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://purnomoloa.blogspot.com/feeds/6912374756264632054/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6957266804298879926&amp;postID=6912374756264632054' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6957266804298879926/posts/default/6912374756264632054'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6957266804298879926/posts/default/6912374756264632054'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://purnomoloa.blogspot.com/2008/02/wrong-mind-set-for-money-seri-1.html' title='WRONG MIND SET FOR MONEY (seri-1)'/><author><name>Purnomo Hadi</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6957266804298879926.post-6838529553818513886</id><published>2008-02-20T20:28:00.001-08:00</published><updated>2008-02-20T20:28:29.409-08:00</updated><title type='text'>LAW OF ATTRACTION FOR MONEY MAGNET</title><content type='html'>Pagi ini saya sarapan bersama istri saya di sebuah Warung Pecel Glintung di kota Malang. Kebetulan warung Glintung ini sangat enak lho pecel dan rawonnya. Saat sedang menikmati makan saya, tiba-tiba masuk seorang kakek yang berpakaian sederhana dan kemudian memesan rawon. Di saat melihat penampilan si kakek hati saya dan istri seperti tersentuh, dan saya langsung bilang kepada si penjual agar makanan si kakek tersebut ditagihkan sekalian ke saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah saya ngomong kepada si penjual, datang seorang ibu yg juga beli Pecel dan dia bilang hal yg sama kepada si penjual. Karena sdh saya bayari akhirnya ia memberikan uang kepada si kakek tadi. Tak berapa lama datang pembeli pecel yang lain seorang Bapak dan mengatakan hal yang sama saat dia memesan pecel kepada si penjual.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat hal itu saya langsung teringat dengan hukum Law of Attraction, hukum tarik menarik alam semesta dari hasil broadcast pikiran dan perasaan yang dibalas oleh alam semesta. Si kakek tidak meminta-minta kepada kita, dan diapun tidak memperlihatkan kondisi kesulitan hidupnya kepada kita, tapi terlihat wajah si kakek sangat teduh penuh dengan ikhlas dan syukur, dan saya yakini itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata kekuatan ikhlas dan syukur si kakek menyebabkan alam bergerak untuk menolong dia dengan bantuan-bantuan kami orang-orang yang berempati kepadanya walaupun si kakek tidak mengiba-iba mengharap bantuan. Inilah rahasia kekuatan Law of Attraction yang bekerja sebagai Money magnet di diri si kakek.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mudah-mudahan sedikit cerita ini bisa menggugah diri kita semua.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6957266804298879926-6838529553818513886?l=purnomoloa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://purnomoloa.blogspot.com/feeds/6838529553818513886/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6957266804298879926&amp;postID=6838529553818513886' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6957266804298879926/posts/default/6838529553818513886'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6957266804298879926/posts/default/6838529553818513886'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://purnomoloa.blogspot.com/2008/02/law-of-attraction-for-money-magnet.html' title='LAW OF ATTRACTION FOR MONEY MAGNET'/><author><name>Purnomo Hadi</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6957266804298879926.post-7396146862264439917</id><published>2008-02-20T20:25:00.000-08:00</published><updated>2008-02-20T20:27:24.360-08:00</updated><title type='text'>CHANGE MONEY MIND SET FOR HAPPINESS</title><content type='html'>Semua orang terobsesi oleh uang, dengan mempunyai banyak uang kita memiliki kebebasan untuk memenuhi semua keinginan, seperti bersenang-senang, membeli barang, bersedekah atau bahkan dengan uang kita bisa menindas orang lain. Dengan uang kita bisa meningkatkan status sosial kita di mata orang lain, membebaskan dari kekhawatiran atas masa depan kita dan uang pada pokoknya bisa mempermudah hidup kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah sebenarnya uang itu dalam tinjauan energy metafisika??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagaimana fungsinya uang memberikan suatu kebebasan, dan di level kuantum atau energy uang dapat dipandang sebagai energy yang mengalir dan bergerak ke seluruh alam dan berfungsi sebagai energy pembebas. Karena uang adalah energy pembebas maka harus dialirkan (dimanfaatkan) secara positif. Pemanfaatan secara ppositif inilah sebenarnya yang akan membuat alirannya menjadi semakin besar dan berkelimpahan. Disinilah hukum memberi dan menerima terjadi di alam semesta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa waktu yg lalu saya melihat Talk Show Oprah Winfrey di MetroTV saat membahas mengenai “The Secret”. Di acara tersebut Oprah menceritakan bahwa uang bukanlah tujuan utama buat dia, tetapi saat dia mengelola sebuah talk show biasa dan mengalirkan energy pembebas (uang) yang dia peroleh untuk sesuatu yang bermanfaat bagi orang lain, membantu organisasi-organisasi kemanusiaan maka aliran energy pembebas (uang) menjadi semakin mengalir bebas di alam semesta dan memberikan efek keberlimpahan bagi Oprah sebagai bonusnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menengok diri kia sendiri, seberapa banyakkah kita telah membantu gerakan sosial? Seberapa banyakkah kita telah berderma untuk masyarakat yang membutuhkan? Sebagaimana fungsi uang sebagai energy pembebas maka dia harus dialirkan untuk membebaskan energy-energy negatif, membebaskan energy-energy kesedihan, membebaskan energy-energy kemiskinan, membebaskan energy-energy penderitaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kini anda masih dijauhi limpahan uang, sebaiknya marilah kita evaluasi diri kita ini, kerana kemungkinan hambatan datang dari diri kita sendiri yang salah mempersepsikan uang yang mempengaruhi cara berpikir dan berpendapat (mind set) yang pada akhirnya mempengaruhi aliran energy uang ke arah anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hukum Law of Attraction berlaku juga pada uang sebagai energy pembebas, dimana saat kita memberi (mengalirkan) energy pembebas tersebut kepada orang yang membutuhkan maka alam semesta akan membalas dalam aliran energy pembebas yang lebih besar ke arah kita, sehingga kita memeperoleh serba keberlimpahan dan juga kebahagiaan. Energy pembebas (uang) yang mampu membebaskan energy negatif pada orang lain akan berbuah dan dibalas oleh hukum tarik menarik alam semesta dengan energy pembebas dalam level yang lebih besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi untuk menarik energy uang maka yang harus diubah di awal adalah mind set kita tentang uang dan makna uang yang sesungguhnya. Sehingga dengan mempersepsikan dan memperogram ulang mind set uang sebagai energy pembebas, maka kita diamanahkan untuk mengalirkannya. Saat aliran energy pembebas ini mampu memberikan manfaat dan membebaskan energy-energy lain yang terkungkung maka alam semesta akan mengembalikan energy pembebas (uang) tersebut kembali ke arah kita dalam level yang lebih besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://solution-mind-development.blogspot.com&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6957266804298879926-7396146862264439917?l=purnomoloa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://purnomoloa.blogspot.com/feeds/7396146862264439917/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6957266804298879926&amp;postID=7396146862264439917' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6957266804298879926/posts/default/7396146862264439917'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6957266804298879926/posts/default/7396146862264439917'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://purnomoloa.blogspot.com/2008/02/change-money-mind-set-for-happiness.html' title='CHANGE MONEY MIND SET FOR HAPPINESS'/><author><name>Purnomo Hadi</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6957266804298879926.post-3690383059416603056</id><published>2008-02-20T20:18:00.000-08:00</published><updated>2008-02-20T20:20:00.237-08:00</updated><title type='text'>JURNAL KEMAKMURAN</title><content type='html'>Saya belajar banyak dari buku Law Of Attraction Michael J Lossier. Terutama&lt;br /&gt;tentang membuat jurnal kemakmuran.&lt;br /&gt;Langkah ini sederhana tetapi jika anda melakukannya secara rutin, kehidupan&lt;br /&gt;anda lebih menyenangkan, lebih membahagiakan, lebih ringan, lebih banyak&lt;br /&gt;solusi, law pf attraction akan selalu jalan dengan tepat.&lt;br /&gt;Apakah itu?ambil sebuah BUKU TULIS dan tuliskan di cover depannya JURNAL&lt;br /&gt;KEMAKMURAN.&lt;br /&gt;Anda merasa tidak kaya, merasa tidak bahagia karena yang dilihat adalah&lt;br /&gt;bagian tidak kaya dan tidak bahagia. Jikalau anda punya 10 ruang dan 9 ruang&lt;br /&gt;terisi dan 1 kosong maka anda selalu mengeluhkan 1 yang kosong.&lt;br /&gt;Setiap DIRI adalah MAKMUR maka tuliskan perhalaman adalah perhari...tuliskan&lt;br /&gt;kemakmuran apa saja yang anda dapatkan hari itu.&lt;br /&gt;Misal :&lt;br /&gt;Hari Minggu, 10 February 2008&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dapat kopi gratis ditraktir teman&lt;br /&gt;Dapat informasi berharga dari milis&lt;br /&gt;Dihubungi 3 orang konsumen&lt;br /&gt;Dapat order 300 ribu&lt;br /&gt;Bangun semangat yang feel so good&lt;br /&gt;Berangkat kerja on time&lt;br /&gt;Mata sehat&lt;br /&gt;kaki sehat&lt;br /&gt;Suami / istri memujiku&lt;br /&gt;Suami / istriku menciumku&lt;br /&gt;dll&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terima kasih TUHAN.ENGKAU BERIKAN KELIMPAHAN PADAKU SETIAP SAAT.AKU&lt;br /&gt;BERSYUKUR DAN BAHAGIA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semakin anda banyak menuliskannya.anda sibuk berterima kasih dari pada sibuk&lt;br /&gt;menuntut kekurangan maka FREKUENSI PIKIRAN ANDA di level yang tinggi. Dan&lt;br /&gt;impian anda akan lebih cepat terwujud.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dodi Zulkifli&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat malam Mas Dodi.. J&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artinya mulai hari ini saya akan punya JURNAL KEMAKMURAN yang baru,&lt;br /&gt;baiklah.isi pertamanya adalah seperti ini..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Minggu 10 february 2008&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Hari ini, Alhamdulillah saya mendapat e-mail dari seorang bernama&lt;br /&gt;Dodi Zulkifli yang berdomisili di Semarang melalui milis LoA. Beliau&lt;br /&gt;mengingatkan saya (kami) untuk focus bersyukur hanya pada keberkahan yang&lt;br /&gt;Allah SWT berikan, bukan kepada kekurangannya! Beliau menyarankan saya&lt;br /&gt;(kami) untuk tetap bersyukur agar saya (kami) berada di tingkat tertinggi&lt;br /&gt;dalam bersyukur atas kelimpahan HIDUP yang Allah SWT berikan. Alhamdulillah&lt;br /&gt;ya Allah. Berkailah saudara'ku (kami) ini, Pak Dodi dan seluruh ummat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Hari ini, alhamdulillah setelah menerima e-mail yang saya maksud di&lt;br /&gt;atas saya kembali diberi "penglihatan lebih" dari Allah mengenai arti&lt;br /&gt;bersyukur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila saya dapat cerita sedikit disini, beginilah ceritanya. Bagi beberapa&lt;br /&gt;anggota milis ini mungkin sudah sedikit sadar bahwa saya sekarang sibuk&lt;br /&gt;berkutat di salon, sebagai outlet manager (bukan yg motong-motong lho,&lt;br /&gt;hehehe). Saat tadi saya sedang mempersiapkan laporan kepada kantor pusat,&lt;br /&gt;tiba-tiba datang'lah seorang pegawai saya sebut saja R ke dalam ruangan&lt;br /&gt;saya. Saya pikir si R ingin ambil air minum yang ada di dispenser disebelah&lt;br /&gt;saya. Ternyata dia hanya berdiri di depan saya tak berkata apa-apa. Lalu&lt;br /&gt;saya tanya, "ada apa?". Lalu dia menjawab, 'mau kasbon Pak". Lalu saya tanya&lt;br /&gt;untuk apa dan dia menjawab, "buat makan Pak, saya lapar belum makan dan ngga&lt;br /&gt;punya duit". Astaghfirullah, sungguh seperti disambar petir rasanya. Saya&lt;br /&gt;panggil satu persatu staff saya yang terkait, saya tanyakan apakah ada&lt;br /&gt;keterlambatan pembayaran gaji, rupanya tidak. Lalu saya ajak si R untuk&lt;br /&gt;duduk berbincang dengan saya. Rupanya, gaji yang diberikan oleh kantor pusat&lt;br /&gt;sungguh tidak wajar, hanya Rp. 10.000,- / hari kerja. Sungguh, saya tak&lt;br /&gt;habis pikir, dapat apa zaman sekarang uang segitu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Alhamdulillah masalah si R hari ini dapat saya atasi, namun besok&lt;br /&gt;atau si R yang lain, bagaimana nasib mereka? Kini saya tahu apa arti tidak&lt;br /&gt;tercapai'nya omzet outlet saya selama ini. mereka lapar, mereka tidak&lt;br /&gt;sejahtera. Saya kini yang harus bertanggung jawab menyejahterakan mereka.&lt;br /&gt;Saya meLoA akan adanya perubahan di tempat ini, saya berD'oa kepada Allah&lt;br /&gt;agar semua masalah dapat saya atasi. Alhamdulillah setelah membaca e-mail&lt;br /&gt;dari Mas Dodi saya kini jauh ingin lebih mengerti apa itu arti bersyukur,&lt;br /&gt;rupanya apa yang dapat saya nikmati disini tidak dapat dinikmati oleh&lt;br /&gt;pegawai saya. Jangan biarkan hamba'Mu ini dzalim ya Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Lalu saya SMS atasan saya di hari liburnya, saya beritahu apa yang&lt;br /&gt;terjadi disini, Alhamdulillah beliau tergerak untuk melakukan review&lt;br /&gt;kenaikan upah. InsyaAllah review akan diadakan secara urgent di hari Selasa&lt;br /&gt;besok. Saya dan atasan saya tak kuasa menahan sedih melihat kenyataan masih&lt;br /&gt;ada yang belum sejahtera, maka saya, atas nama atasan saya memohon bantuan&lt;br /&gt;Do'a dan LoA dari Mas Dodi, Pak Ronny (suhu LoA) dan seluruh anggota milis&lt;br /&gt;dan praktisi LoA dimana pun berada agar divibrasikan yang positif kepada&lt;br /&gt;outlet saya sehingga saya dapat menyejahterakan pegawai saya. Saya percaya&lt;br /&gt;atas usaha dan izin Allah SWT saya yakin bisa menyejahterakan mereka, namun&lt;br /&gt;ditambah Do'a dan LoA anda sungguh saya dapat merasakan kedekatan impian itu&lt;br /&gt;di depan mata, yakni pegawai yang sejahtera! Saya butuh bantuan anda&lt;br /&gt;saudara'ku, hanya Do'a dan LoA yang ku harap, dan hanya Do'a agar kalian&lt;br /&gt;lebih berkelimpahan di kemudian hari yang dapat kami (saya dan pegawai saya)&lt;br /&gt;dapat berikan. Amin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Alhamdulillah saya yakin anda pasti akan berkenan menDo'a-kan dan&lt;br /&gt;MeLoA-kan perubahan di sini, agar dapat turut "mendengar" melalui postingan&lt;br /&gt;saya bahwa mereka (pegawai saya) sudah mulai sejahtera.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Alhamdulillah ya Allah, engkau akan memberikan hamba'Mu ini lebih&lt;br /&gt;banyak kelimpahan berkah agar dapat menyejahterakan orang lain.. AMIN.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PS: terima kasih Mas Dodi J&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Regards,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perdanawan P. Pane&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya juga sudah membaca LOA dari Mc.J Losier, tapi belum&lt;br /&gt;sepenuhnya mempraktekkan sheet2 yang ditawarkan Mc J&lt;br /&gt;Lossier, saya baru melaksanakan sheetnya tentang&lt;br /&gt;inventarisasi Kontras.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baik saudara2-ku LOA tercinta, dengan bantuan sheetnya pak&lt;br /&gt;Lossier, dan dengan semangat melaksanakan QS addhuhaa ayat&lt;br /&gt;11: yaitu "Wa amma binikmati robbika fahaddith", yang&lt;br /&gt;artinya "Dan dengan nikmat yang diberikan Tuhanmu&lt;br /&gt;sebut-sebutlah", kami berbagi kebahagiaan pada saudara2:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jurnal ahir 2007-awal 2008.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Alhamdulillah 8 Novembr 2007 lalu anak saya yang ke&lt;br /&gt;empat lahir, laki2, namanya 'Alwan Abdil Jabbar'.&lt;br /&gt;Subhanallah lucuuu... sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Alhamdulillah ahir 2007 kami sudah menutup UM biaya ONH&lt;br /&gt;bersama istri (berangkat untuk yang kedua), insya Allah&lt;br /&gt;ahir November 2008 kami berangkat, mohon doa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Alhamdulillah ahir 2007 saya telah menyelesaikan&lt;br /&gt;transaksi pembelian RUKO di sebuah perumahan senilai&lt;br /&gt;160jt. Persis seperti yang saya cita-citakan 8 bulan&lt;br /&gt;sebelumnya bahwa ahir Desember 2007 saya bisa transaksi,&lt;br /&gt;meskipun uangku masih kurang banyak waktu itu.&lt;br /&gt;Subhanallah cita2 itu benar2 terkabul, meskipun untuk&lt;br /&gt;menyelesaikan transaksi saat itu uang saya masih kurang&lt;br /&gt;4.5jt, tapi saya dipaksa oleh Developernya dengan&lt;br /&gt;ditalangi uang pribadi oleh karyawan Developer tsb sebesar&lt;br /&gt;4.5jt. Allahu akbar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Alhamdulillah awal Pebruari saya bisa nyahur 4.5jt yang&lt;br /&gt;dipinjami oleh karyawan Developer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Alhamdulillah koperasi karyawan BUMN yang dipercayakan&lt;br /&gt;pada kami, yang tadinya karena sesuatu hal tercatat di&lt;br /&gt;bulan Juli 2007, akan rugi 1.3M ternyata hasil laporan&lt;br /&gt;keuangan 6 bulan kemudian menjadi untung 100jt.&lt;br /&gt;Subhanallah adalah nikmat yang luar biasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami sungguh tidak mampu untuk menghitung nikmat-nikmat&lt;br /&gt;lainnya yang masih banyak sekali, nikmat iman, hidayah,&lt;br /&gt;nikmat kesehatan, keamanan, kenyamanan, kebahagiaan,&lt;br /&gt;kesempatan, anak2 yang patuh pada kedua orang tuanya,&lt;br /&gt;istri yang cantik dan pintar, dll. Allahu ya robbi sungguh&lt;br /&gt;banyak yang telah kauberikan pada kami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Allah untuk itu semua kami bersyukur kepadamu, semoga&lt;br /&gt;engkau berkenan menambahkan nikmat yang telah kau berikan&lt;br /&gt;pada kami. Begitu juga untuk SELURUH SAUDARA2 KAMI DI&lt;br /&gt;LINGKAR LOA INI, amiin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Thanks Pak doDi mengingatkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Regards,&lt;br /&gt;Jumala/Semarang&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6957266804298879926-3690383059416603056?l=purnomoloa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://purnomoloa.blogspot.com/feeds/3690383059416603056/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6957266804298879926&amp;postID=3690383059416603056' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6957266804298879926/posts/default/3690383059416603056'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6957266804298879926/posts/default/3690383059416603056'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://purnomoloa.blogspot.com/2008/02/jurnal-kemakmuran.html' title='JURNAL KEMAKMURAN'/><author><name>Purnomo Hadi</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
